Tajukutama, MAKASSAR — Awal Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi momentum bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar untuk menanamkan semangat baru dalam menuntut ilmu. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara yang menghadirkan Wakapolsek Bontoala AKP Junaedi, SH sebagai pembina upacara, Senin (10/8/2026).
Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.30 WITA di halaman Masjid Raya Makassar itu tidak sekadar menjadi seremoni pembuka kegiatan belajar mengajar. Kehadiran jajaran Polsek Bontoala menjadi bagian dari upaya membangun sinergitas antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib dan kondusif.
Dalam amanatnya, AKP Junaedi, SH., memberikan pesan motivasi kepada para siswa agar menjadikan tahun pelajaran baru sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan dan mengembangkan potensi. Menurutnya, masa sekolah merupakan fase penting untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, tanggung jawab serta kemampuan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
“Adik-adik merupakan generasi penerus bangsa. Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan meraih prestasi. Jangan biarkan masa depan dirusak oleh pergaulan yang salah,” pesan AKP Junaedi di hadapan para siswa.
Wakapolsek Bontoala juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, geng motor serta tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan merusak masa depan. Para siswa juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada kekerasan maupun paham radikal dan terorisme.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah, guru, orang tua dan para pelajar. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi harus terus diperkuat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak sekolah terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Sekolah menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, toleransi dan semangat kebersamaan.
Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Sinergitas Polsek Bontoala dan SMK Muhammadiyah 2 diharapkan terus berkembang menjadi gerakan bersama dalam melindungi generasi muda, mencegah kenakalan remaja serta mendorong para siswa untuk berani bermimpi, bekerja keras dan mengukir prestasi demi masa depan bangsa. (*Rz)

Comment