Tajukutama, MAKASSAR — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan warga Kodam III RW 06, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, melalui kegiatan renovasi Masjid Nurul Ikhlas Kodam III. Renovasi rumah ibadah yang berada di RT 02/RW 06 tersebut berlangsung secara gotong royong dengan melibatkan jamaah dan masyarakat setempat.
Antusiasme warga terlihat setiap Minggu, (9/8/2026). Mereka secara sukarela hadir untuk membantu proses renovasi sesuai kemampuan masing-masing. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa masjid bukan hanya tempat menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi pusat persaudaraan, kepedulian dan kekuatan sosial masyarakat.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Ikhlas Kodam III, Kapten (Purn) Ahmad Saefuddin, S.H, mengatakan renovasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Renovasi ini kami lakukan agar jamaah dapat melaksanakan salat dengan lebih nyaman dan khusyuk. Namun, manfaatnya tidak hanya untuk kegiatan ibadah. Kami juga mempersiapkan masjid ini agar dapat menjadi tempat berkumpul dan tempat evakuasi sementara bagi warga apabila terjadi banjir,” ujar Ahmad Saefuddin.
Menurutnya, peninggian lantai masjid menjadi salah satu langkah penting mengingat kawasan tersebut berpotensi terdampak banjir ketika musim hujan. Selama ini, warga yang terdampak banjir terkadang harus mencari lokasi pengungsian yang cukup jauh dari rumah.
“Ketika banjir datang, sebagian warga memilih bertahan di rumah karena khawatir meninggalkan barang-barang mereka. Karena itu, kami berharap masjid ini dapat menjadi tempat yang lebih aman dan mudah dijangkau masyarakat ketika kondisi darurat terjadi,” katanya.
Ahmad menambahkan, proses renovasi dapat berjalan berkat dukungan dan partisipasi warga. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi energi utama dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga. Setiap Minggu mereka datang membantu. Ini bukan hanya pembangunan fisik masjid, tetapi juga pembangunan semangat kebersamaan. Ketika masyarakat bersatu dan saling peduli, pekerjaan yang berat dapat terasa lebih ringan,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengapresiasi langkah DKM Masjid Nurul Ikhlas Kodam III yang berupaya meningkatkan fungsi masjid sekaligus memperhatikan kebutuhan masyarakat ketika menghadapi bencana banjir.
“Sebagai warga, kami sangat berterima kasih kepada Ketua DKM Masjid Nurul Ikhlas Kodam III, Bapak Kapten (Purn) Ahmad Saefuddin, S.H. Dengan dinaikkannya lantai masjid, kami merasa lebih nyaman dan memiliki tempat yang lebih aman ketika banjir datang,” ungkapnya.
Ia menilai, keterlibatan masyarakat dalam renovasi masjid menjadi contoh positif tentang pentingnya menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, masyarakat tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk tenaga, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kepentingan bersama.
Renovasi Masjid Nurul Ikhlas Kodam III akhirnya tidak sekadar menghadirkan bangunan yang lebih nyaman untuk beribadah. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi simbol kekuatan kebersamaan warga dalam membangun lingkungan yang tangguh, peduli dan saling melindungi.
Semangat warga RW 06 Kelurahan Katimbang menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan gotong royong dan rasa memiliki terhadap fasilitas bersama, masjid diharapkan semakin berperan sebagai pusat ibadah, silaturahmi, sekaligus ruang kebersamaan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. (*Rz)

Comment