Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Prajurit Tak Boleh Menakuti dan Menyakiti Hati Rakyat

Tajukutama, Buton Tengah – Sebagai wujud kepedulian terhadap prajurit satuan jajarannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam melaksanakan kunjungan kerja ke Marshaling Area (MA) Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 870/Sangia Wambulu yang berlokasi di Desa Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah. Jumat, (12/6/2026).

Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Danyonif TP 870/SW Letkol Inf Andi Gumilang, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta seluruh prajurit. Selain meninjau kondisi pangkalan dan perkembangan pembangunan satuan, Pangdam juga memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit. Dalam arahannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas semangat keprajuritan yang ditunjukkan oleh para prajurit. Menurutnya, semangat tersebut merupakan implementasi kehidupan sejati seorang prajurit yang senantiasa mengasah kemampuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan kemiliteran guna menyongsong setiap panggilan tugas dari Ibu Pertiwi.

Lebih lanjut, Pangdam berpesan agar seluruh prajurit mampu menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. “Kalian hidup di tengah–tengah kehidupan masyarakat, besar harapan saya kalian bisa menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri dan saya berharap bahwa kehadiran kalian ditanah ini ditempat ini memberi manfaat bagi tanah ini, tempat ini, lingkungan ini rakyat disini, untuk itu kembangkanlah disamping hasrat untuk berlatih, kembangkanlah hasrat untuk senantiasa kita mempunyai keterpanggilan untuk membantu kesulitan rakyat disekeliling kita itulah harapan dari kementerian pertahanan, harapan dari negara, harapan dari TNI. Ingat delapan wajib TNI dan besar harapan saya kalian tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat.” Pesannya.

ads
ads ads

Comment