Gowa.TajukUtama — Beredar kabar terkait dengan bhabinkamtibmas Desa Pallangga kecamatan Pallangga kabupaten Gowa yang telah diberitakan salah satu media online tidak bekerja membuat masyarakat sekitar membantah jika pemberitaan itu cuma sepihak saja.
Menurutnya salah satu warga yang melihat kejadian itu mengatakan pemberitaan yang beredar itu tidak benar adanya , sebenarnya itu berawal dari konflik sengketa yang berkepanjangan tanpa ada titik temu
” Bhabinkamtibmas sudah beberapa kali mempertemukan dan mediasi terkait persoalan itu tapi tidak ada hasil sampai sekarang ” terangnya
Ia juga menceritakan awal kejadiannya itu insiden pertengkaran yang melibatkan warga Dusun Pallangga pada Kamis malam (20/04/2026) sekitar pukul 20.00 WITA
” jadi semalam kejadian ada orang pengajian setelah berduka alm.manurung dg tonji pagar pintu masuk jalan umum dikunci karna kebetulan rumahnya yg paling depan di pasangi pagar termasuk akses jalan umum masuk kerumah warga sekitar oleh sdr emba dan arisandi tompo pada saat keponakan almarhum dg manurung tonji mau masuk untuk mengikuti pengajian dan hendak membuka pagar ditegur oleh emba dan arisandi dan berkata itu pagar saya jangan kamu buka dan tak terima sampai terjadilah peristiwa pengeroyokan oleh sdr Zulkifli oleh emba arisandi istrinya jime dan saudaranya wati pine terlibat melemparkan batu kepada Zulkifli yg menyebabkan memar dan pendarahan pada bagian kepala sehingga binmas datang pun untuk mediasi tak dihiraukan oleh pihak dari emba arisandi dan wati pine,” terangnya warga .
Warga juga sesalkan atas pemberitaan yang ditayangkan itu tidak benar adanya seolah-olah sepihak , karna selama ini bhabinkamtibmas kami selalu bekerja sesuai dengan tupoksi malahan perkara dan kejadian sengketa itu bukan cuma sekali tapi berulang kali.
” Pertikaian dan pertengkaran atas masalah sengketa lahan itu sudah berapa kali dimediasikan , jangankan bhabinkamtibmas sudah turun tangan malahan sudah dimediasi kan dari pihak Kapolsek dan kecamatan pallangga tapi tidak ada hasil atau titik temunya.” Tambahnya warga .
Tambahnya ditempat terpisah warga Zulkifli yang jadi korban pengeroyokan dan pertikaian mengatakan atas insiden tersebut terkena imbasnya lemparan batu
” Atas kejadian itu saya jadi korban pelemparan batu atas pertikaian tersebut akibat nya kepala saya memar dan terjadi pendarahan, untungnya ada bhabinkamtibmas yang menolong saya . Jadi semua ada pemberitaan itu tidak benar ” terangnya

Comment