Tanah Mall Panakukkang Berpolemik,Pemilik Minta PT Asindo Punya Itikad Baik Melunasinya

  • Whatsapp

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.Mall Panakukkang (MP) adalah salah satu mall terbesar yang berada dikawasan timur Indonesia,yang diresmikan pada awal awal tahun 2000an lalu itu diketahui belum lunas.

Diketahui tanah yang ditempati Mall yang berdiri di tanah yang luas kurang lebih 5.900 meter tersebut sebelumnya dibeli oleh pihak Asindo selaku pihak pengembang.

PT Asindo sendiri merupakan perusahaan pengembang alias property yang sudah banyak melakukan sejumlah pembangunan area bisnis yang tak jarang membangun dan menimbulkan polemik pada masyarakat hingga berakhir di meja hijau.

“Beberapa bulan ini,kami sekeluarga telah bermusyawarah mengenai wasiiat ayah kami mengenai tanah hak milik nya yang telah dibeli oleh PT Asindo pada 90 an lalu,”ujar Andi Farida Merjan

Sebelum membangun PT Asindo melalukan transaksi jual beli pada Ayah Farida namun belum lunas.

“Tanah Hak Milik ayah kami yang luas nya 2.771 M² , hanya dibayar 1.204 M² oleh pihak asindo dan sisa nya belum di lunaskan hingga detik ini,”tambahnya

Pihak ahli waris sebelumnya berniat menggugat Asindo namun ia dan keluarganya tidak ingin gugatannya berdampak pada semua penghuni Mall.Tak ingin ada pengangguran mengingat banyaknya orang yang bekerja disana.

Mall yang terkenal dikawasan Indonesia Timur tersebut tentunya memiliki banyak tenant dan sekarang sudah berbaur dengan Hotel Myko.

“Kami akan menempuh jalur damai atau secara kekeluargaan dengan pihak asindo,akan tetapi jika pihak asindo tidak menginginkan jalur tersebut mau tidak mau kami akan bawa kasus ke ranah hukum,”ungkapnya lagi.

Ia dan keluarganya akan tetap mengupayakan jalur kekeluargaan,walaupun saat ini pihak Asindo sangat cuek menanggapinya.

Seperti diketahui tanah milik ayahnya sebagian dijadikan lahan parkir.

Hingga kini pihaknya masih bertahan dan optimis pihak Asindo punya itikad baik untuk segera melunasi sisa bayaran tanah yang belum lunas tersebut karena mempertimbangkan nasib karyawan yang bekerja di areal tersebut.

“Sabar itu ada batasnya jika tidak ada upaya maka kami akan segera membawa masalah ini di meja hijau untuk meminta hak kami,”tegasnya

Adapun transaksi terakhir pihak Asindo terjadi di tahun 1990,asindo membeli 915 meter bujur sangkar ini pun belum lunas sampai sekarang, dan 652 meter bujur sangkar tidak dijual sama sekali.

“Jadi total hak kami yang tersisa dari 2.771 M² sebanyak 1.567 M². Pemilik PT Asindo kalo tidak salah pak John Lukman dimana pak Lukman ini sangat mengenal ayah kami,”Kata Andi Farida.

Ia dan 8 orang saudaranya selaku ahli Waris, termasuk ibu kami meminta itikad baik dari PT Asindo untuk segera melunasi utangnya.

Sebelumnya kasus tentang tanah hak milik keluarganya dapatkan dari ibunya langsung bahkan beberapa surat dari BPN kepada Asindo untuk melunaskan tanah hak milik ayah kami dari tahun 1992 – 2002 ada sebagai buktinya,selain Sertifikat Hak Milik atas tanah tersebut.

Ia berharap pemerintah dapat menjadi penengah dalam kasus ini, tanpa melindungi pihak asindo.

Ia hanya meminta haknya.”ini bukan soal berapa nilai nya tetapi ini mengenai hak dan wasiat ayah kami yang meminta semua anak-anaknya untuk mengurus tanah yang di Panakukkang dan itu terletak di area mall Panakkukang (MP),”jelasnya melalui pesan whats upnya.(ninaannisa)

banner 640x70

banner 640x70

Pos terkait