Keluhkan Tugas Sekolah, Pelajar Desa Bilalang Gowa Ditemukan Tewas Usai Meneguk Racun di Kediamannya

Gambar: Seorang Pelajar Desa Bilalang Gowa, Ditemukan Tewas Usai Meneguk Racun di Kediamannya.

Tajukutama.com, Gowa – Seorang pelajar SMA berinisial M 16 tahun di Dusun Bontote’ne, Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa ditemukan tewas usai meneguk racun didalam kamarnya, Sabtu (17/20/2020) sekitar pukul 08.30 Wita.

Terkait peristiwa tersebut juga telah dikonfirmasi kepada Kapolsek Manuju IPDA Jamaluddin yang membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban diduga meninggal dunia setelah meminum racun merk Dangke.

“Iya benar. Korban diduga meninggal karena minum racun karena sisa racun tersebut masih ada ditemukan di bawah tempat tidur korban,” kata IPDA Jamaluddin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Selain itu, Jamaluddin juga menjelaskan bahwa mayat korban pertama kali ditemukan oleh adik lelakinya, Iran 8 tahun. Setelah Iran melihat korban tergeletak, Iran memanggil tantenya, bernama Ngasi 45 tahun. Untuk melihat kondisi korban.

“Jadi pas korban diperiksa oleh keluarganya sudah dalam keadaan meninggal di bawah tempat tidur dan mengeluarkan busa di mulut,” papar Jamaluddin

Lebih lanjut Jamaluddin menambahkan, bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelum meninggal selalu mengeluhkan masalah banyaknya tugas dari sekolah. Selain itu, korban juga mengaku sering mimpi dimandikan seperti orang meninggal.

“Sempat bilang sama temannya. Bilang saya akan meninggal hari sabtu atau hari minggu,” kata Jamaluddin, mengutip pengakuan keluarga korban.

“Ditemukan barang bukti racun Hama merek Dangke dekat korban. hasil lidik yang bersangkutan depresi dengan tugas tugas yang diberikan sekolah. Ada video saat meminum racun ya,” sambungnya.

Diduga korban ini berani minum racun, saat rumah sepi. Ketika orang tuanya pergi bekerja di kebun.

“Kini pihak keluarga korban dengan ikhlas menerima kejadian tersebut. Sehingga keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” tutup IPDA Jamaluddin.

Pos terkait