Pemerkosaan Paksa Dan Pengancaman Sejak Mei, Akhirnya Tercium di Bulan Desember 2023

ads

Tajukutama, Makassar- AS alias OTE (25) ditangkap Unit Jatanras Polrstabes Makassar di rumahnya atas tindak pidana pemerkosaan paksa sekaligus pengancaman yang di lakukan terhadap korban SK (16) Siswi SMA Kelas 1 di jalan Indah Kel. Panampu Kec. Tallo Kota Makassar, Rabu (20/12/2023).

SK (16) Korban pemerkosaan paksa dan pengancaman berstatus pelajar duduk di bangku sekolah SMA Kelas 1, saat di temui oleh Awak media di depan Polrestabes Makassar membenarkan bahwa dirinya korban pemerkosaan paksa dan pengancaman yang di lakukan oleh pelaku OTE.

ads

Dalam keterangannya, SK (Korban) mengatakan bahwa “Iye benar, saya korban pemerkosaan paksa dan pengancaman yang di lakukan oleh Pelaku AS Alias OTE sejak bulan Mei 2023 sampai dengan November 2023,” ucap Korban.

“Awal kejadian waktu itu saya kan mau mendaftar di bangku sekolah SMA, jadi sebelum mendaftar, saya minta bantuan oleh pelaku untuk di buatkan akun agar bisa mendaftar online terlebih dahulu,” tutur korban.

“Waktu itu saya ketemu dengan AS Alias OTE dan bertanya “Buatkan ka’ dulu akun, karena mauka mendaftar SMA”, tanya korban ke pelaku. Si Pelaku pun menjawab dengan santai. “Sebentar pi di rumah saya buatkan,” jawab pelaku,” urainya.

Karena korban dan pelaku masih berstatus keluarga, (Sepupu), si korban pun masuk ke kamar sambil tiduran menunggu akun yang akan di buatkan oleh pelaku, dan akhirnya korban beristirahat di kamar sambil menunggu akun yang akan di buatkan oleh pelaku. Tidak berselang berapa menit, si pelaku pun masuk diam-diam ke dalam kamar korban lalu mengunci pintu, naik di atas badan korban sambil mengatakan, “Kalau kau teriak saya tidak buatkan akun dan kau di kasih keluar dari sekolah”.

“Saya (korban) pun pasrah karena ancaman yang di lontarkannya, akhirnya pelaku melanjutkan perbuatan bejatnya dengan meniduri,” sambung

“Pelaku (AS) sudah melakukan pemerkosaan paksa dan pengancaman berkali kali mulai bulan Mei sampai November 2023, akhirnya perut saya (SK) semakin membesar dan tidak bisa di tutupi lagi. Sehingga saya segera memberi tahukan kepada kedua orang tua atas kelakukan bejat AS,” terangnya.

Akhirnya Orang tua dan Paman sekaligus keluarga besar tidak terima atas perlakuan pelaku terhadap anaknya karena AIB, akhirnya Orang tua dan keluarga lainnya berbondong-bondong melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar. Kini Pelaku di tahan di Mapolrestabes Makassar,” tutupnya.(*)

Sumber : SK

ads
ads
ads
ads

Comment