VIDEO : Isak Tangis Keluarga, Saat Rahmat Korban Tenggelam Ditemukan Di Bawah Jembatan Tombolo Jenetallasa Gowa

ads

TAJUK UTAMA, GOWA- Muh.Rahmat Hidayat (8) Murid SD beralamat di Jalan Bontoduri I RT 001 RW 07 Kelurahan Pa’Baeng-Baeng Kota Makassar, tewas tenggelam Kamis 6 Oktober 2022, berhasil ditemukan Tim Gabungan SAR, di area sekitar Jembatan Tombolo Kabupaten Gowa.

Jenazah diantar dengan mobil pick-up Wahdah Team, bersama tiga orang anggota SAR ke rumah duka yang disambut dengan isak tangis keluarganya.

ads

Seperti diketahui bersama, korban mengikuti kedua orang tuanya menuju Kawasan BTN Nusa Indah Desa Bontoala Kec. Pallangga Kab. Gowa, untuk kegiatan arisan keluarga.

Menurut penuturan ibu Rahmat, korban minta izin untuk main bola bersama teman-temannya sembari mandi-mandi hujan.

Setelah hujan reda, Rahmat yang masih duduk di bangku kelas II di SD Swasta di Bontoduri, belum juga kembali.

Ibu dan anggota keluarganya mulai panik, hingga salah seorang warga melaporkan kepada Tim SAR Kabupaten Gowa.

Upaya pencarian hingga larut malam, dibawah koordinasi Kalakhar BBPD Gowa, Ihsan Parawangsa serta dukungan dari potensi SAR seperti Damkar, Tagana, Pramuka, SAR Martim, SAR Khatulistiwa, SAR Unhas, warga sekitar dan keluarganya mencari hingga larut malam, namun belum menemukan hasil.

Jumat pagi, sekitar Pukul 09.30 wita, tim pencari yang berusaha untuk mengurai batang pisang dan rerumpun yang hanyut, secara tak sengaja terlihat tangan korban dalam kondisi telungkup, sebagaimana dikemukakan Tim I, dibawah koordinasi Ibrahim Igo, Nursalam Kulle, dkk

Korban segera diangkut ke darat, kemudian dengan menggunakan mobil pickup milik Wardha Team Gowa, mengantar almarhum ke rumah kediamannya di Makassar.

Dirumah duka, korban disambut dengan isak tangis anggota keluarga, almarhum akan disholati di Masjid Besar Al-Abrar sesudah sholat Ashar, selanjutnya akan dimakamkan di Pemakaman keluarga di Bontomanai Kabupaten Gowa.

Marni, Ketua ORT 01 ORW 07 mewakili keluarga, mengucapkan terima kasih kepada Basarnas dan semua anggota tim penolong yang telah memberikan bantuan, mulai dari pencarian hingga mengantar almarhum sampai ke rumah duka.

Semoga amal dan kebaikan para tim penolong dibalas Allah dengan pahala berlipat ganda, tutur Marni sambil menyeka air matanya (syakhruddin)

ads

Comment