Pangdam Hasanuddin Hadiri Acara Gerakan Budaya SIPAKATAU

ads

Tajukutama, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H., menghadiri acara Gerakan Budaya SIPAKATAU Gotong Royong Gerakan Kebudayaan dari Sulawesi Selatan dengan Tema “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami”, digelar di Balla Lompoa Jl. Kumala Kota Makassar. Minggu (31/07/2022). 

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini saat ditemui awak media menuturkan bahwa kegiatan ini adalah gerakan gotong royong, nuansa bagaimana cara memupuk persaudaraan antara seluruh anak bangsa khususnya masyarakat yang punya budaya-budaya.

ads

“Kita ini kaya dengan budaya-budaya makanya juga dihadirkan para yang mulia, ada Raja Gowa dan beberapa Raja dihadirkan dan Kepala Pemangku adat bahkan ada juga asosiasi kerajaan contohnya Majelis Adat Kerukunan Nusantara (MAKN),” Sambungnya.

“Nuansanya ini, nuansa bagaimana anak bangsa ini berkumpul membuat kegiatan, bagaimana budaya kita dapat dilestarikan, dijaga supaya tidak punah, anak cucu kita harus tau, makanya saya canangkan mulai malam ini dan seterusnya, karena rumah ini sangat bersejarah, bahwa rumah ini rumah perjuangan jaman dulu di mana kakek saya Sultan Ibrahim Andi Mappanyuki mulai sebelum dari Raja sudah memimpin para anak Raja untuk membuat strategi melawan Belanda yang ingin menguasai Gowa pada saat itu,” Jelasnya.

“Mulai dari Kakek saya, Bapak dari Andi Mappanyuki, I Makkulau Daeng Serang Karaeng Lembang Parang Raja Gowa yang ke-34 saat itu dengan gigihnya melawan penjajah Belanda sampai dia meninggal di medan pertempuran tahun 1905, jadi kegiatan ini murni hanya untuk bagaimana menyatukan anak bangsa khususnya di wilayah Sulawesi Selatan ini,” Sambungnya.

“Mari kita membangun budaya kita tentunya dengan etika sopan santun saling menghargai, Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi,” Tambahnya.

Cucu Langsung dari Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki ini berharap ke depan bagaimana agar generasi pelanjut mengerti bagaimana tentang budaya di Sulawesi Selatan ini.

“Dulu kita punya budaya yang begitu dihargai oleh masyarakat Sulawesi Selatan dan seluruh Indonesia bahkan dunia. Tadi ada orang Belanda yang hadir, malah mengatakan bahwa ini perlu di jelaskan, ini sangat bersejarah dan perlu di gaungkan,” Tuturnya.

“Saya pun katakan bahwa Insya Allah ke depan nanti saya akan banyak mengundang para mahasiswa, mungkin pelajar tingkat SMA, SMP untuk hadir di sini dan saya akan jelaskan budaya-budaya kita bahwa rumah ini sangat bersejarah dalam jaman perjuangan merebut kemerdekaan,” Tambahnya.

Selanjutnya dalam sambutan Jenderal bintang dua ini menyampaikan bahwa dalam waktu dekat masa pengabdiannya akan berakhir di TNI AD namun semangat pengabdiannya pada nusa dan bangsa tidak akan pernah luntur.

“Terkait dengan masa pengabdian saya di TNI AD yang dalam waktu dekat akan berakhir, maka pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa “Old Soldiers Never Die, They Just Frade Away.” yang Artinya : Prajurit Tua Tidak Pernah Mati, Mereka Hanya Memudar,” Ungkapnya.

“Motto ini memberikan makna mendalam bahwa semangat perjuangan pensiunan TNI AD (para Purnawirawan) tidak akan pernah lekang oleh waktu dan tidak akan pupus oleh gerak perubahan zaman”, Tandasnya.

“Walaupun nantinya saya sudah tidak berdinas secara resmi di TNI AD, tapi semangat pengabdian pada nusa dan bangsa tidak akan pernah luntur dan saya akan selalu ikut andil untuk mengambil bagian selama hayat masih di kandung badan dalam konteks pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia,” Bebernya.

“Insya Allah saya akan selalu hadir apabila rakyat dan negara membutuhkan, karena saya telah ditakdirkan terlahir sebagai pemilik darah pejuang, darah Ulama, darah pemimpin, bahkan juga darah Pahlawan. Karenanya, saya sudah membulatkan tekad untuk melanjutkan misi leluhur saya agar bisa selalu bermanfaat demi bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan,” Sambungnya.

“Untuk itu, saya mohon dukungan dan doa restu dari rekan-rekan sekalian, agar nantinya niat saya ini dapat terwujud untuk selalu mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa dan negara,” Tutupnya.

Hadir pada acara yakni Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin Ny. Amelia Andi Muhammad, Irdam, Kapoksahli, Ketua DPW MAKN Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Para Asisten Kasdam dan para Kabalakdam XIV/Hasanuddin.

ads

Comment