Banyak Warga Belum Dapat Bansos di Barru ? Dr. Aras Jelaskan Perpres 104/2021

ads

 

Tajukutama.com,  Jakarta — Keluhan masih banyaknya warga belum mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Barru, DRPD Kabupaten Barru sampaikan langsung ke Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PPP, Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M. di Forum Rapat Konsultasi antara DPRD Kabupaten Baru dengan Komisi V DPR RI di Senayan. (Senin, 27/06/2022).

ads

Berdasarkan hasil kunjungan di dapil masing-masing anggota DPRD Kabupaten Barru, diketahui masih banyak warga masyarakat yang belum mendapatkan Program Bantuan Sosial (Bansos) Kemensos, selain menjadi tempat pengaduan, menurut ketua rombongan DPRD Kabupaten Barru yang hadir, Andi Kamil, pihaknya bersama Pemerintah Daerah masih belum menemukan solusi yang tepat untuk menjawab persoalan itu, mengingat PAD di sana masih belum maksimal.

Lalu kemudian, ia menanyakan langsung bagaimana solusi menjawab permasalahan tersebut kepada Muhammad Aras.
Aras menerangkan bahwa, jika kita membaca Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 Pasal 5 Ayat (4) tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 huruf (a) Program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa paling sedikit 40%.

Dana desa bisa dialoasikan sekurang-kurangnya 40% untuk bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), terang Dr. Aras.

Selain menjawab persoalan yang ditanyakan pihak DPRD itu, Araspun mengingatkan bahwa para pendamping desa memiliki fungsi pendampingan dan pengawasan yang melekat dengan pihak Pemerintah Desa demi menghindari pengelolaan anggaran yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis dan pelaksaannya.

Perlu sinergi antara pendamping desa dan pemerintah desa dalam mengelola dana desa. Sehingga penggunaanya sesuai dan tidak ada lagi aparatur desa yang terkena kasus akibat ketidaktahuannya dalam mengelola dana desa, harapnya. (Adg.Bdy)

ads

Comment