Kadivpas Sulsel Apresiasi Talenta Para Warga Binaan Peserta Rehabilitasi Rutan Makassar

ads

Tajukutama, MAKASSAR – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Suprapto memberikan apresiasi yang luar biasa kepada warga binaan peserta Rehabilitasi Medis yang telah menampilkan persembahan luar biasa pada Peringatan HANI 2022 ini. Salah satu di antara persembahan tersebut adalah musikalisasi puisi dan yel-yel. Kadivpas menyebut, warga binaan tidak kalah dengan taruna dalam hal membuat yel-yel.

“Saya tadi melihat begitu luar biasa, saya salut. Ternyata warga binaan gak kalah dengan taruna. Taruna biasa membuat yel-yel, tapi yel-yel yang ditampilkan warga binaan tadi, sangat luar biasa. Dan setelah melihat semua penampilan, ini tidak kalah dengan artis. Bisa standup komedi, bisa nyanyi, pencipta lagunya ada, dance bisa, koreografernya juga ada. Luar biasa, Rutan Makassar ini penuh dengan talenta,” ungkapnya takjub.

ads

Tak hanya itu, dari antusiasme tersebut Kadivpas berjanji akan mendaftarkan lagu ciptaan dari warga binaan peserta rehabilitasi medis. Menurutnya, hal positif seperti ini harus diapresiasi dan ditunjukkan ke masyarakat luar.

“Tolong pak Karutan nanti kasih ke saya CD-nya untuk didaftarkan Kekayaan Intelektualnya. Buat rekaman yang bagus, kita serahkan ke Ketua BNN Pusat supaya nanti bisa diperdengarkan seluruh Indonesia, bahwa ini loh ciptaaan Rutan Makassar. Jadi sesuatu yang positif perlu didukung, apresiasi, munculkan ke masyarakat agar mmasyarakat tau, ternyata di sini banyak orang hebat,” ucapnya.

Lanjut, Kadivpas Suprapto mengatakan bahwa rehabilitasi medis ini merupakan program pemerintah, program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka Revitalisasi Pemayarakatan, salah satunya adalah program rehabilitasi medis dan sosial.

“Saya sekali lagi menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh peserta rehabilitasi, Kepala Rutan Makassar, serta Konselor Adiksi dan para Pembina yang sudah mendampingi hingga hari ini. Harapan kami kepada saudara warga binaan, setelah bebas bisa bermanfaat sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab serta dapat berperan dalam pembangunan,” tutur Suprapto yang pernah menjabat Direktur Akademi Ilmu Pemasyarakatan ini.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Makassar dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan rehabilitasi ini selain sebagai pembinaan juga bertujuan untuk memulihkan kembali rasa harga diri, percaya diri, kesadaran serta tanggung jawab terhadap masa depan diri, keluarga maupun masyarakat atau lingkungan sosialnya.

“Berharap peserta rehabilitasi tetap istiqamah untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Sehingga sesuai tujuannya, Rehabilitasi diharapkan dapat memulihkan kemauan dan kemampuan untuk mendapatkan fungsi sosial secara wajar.

Dalam kesempatan tersebut Kadivpas menyerahkan sertfifikat kepada 100 warga binaan yang telah mengikuti program rehabilitasi medis. Penyerahan tersebut diwakilkan kepada 5 orang warga binaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Kepala Rupbasan Makassar, Ketua Pipas Sulsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Makassar, Konselor Adiksi dari Rehabilitasi Baddoka dan Pembina Pramuka Kwarcab Makassar.

ads

Comment