Telusuri Dugaan Pungli Ditlantas Polda Sulsel 10 Miliar, Kasi BPKB Jadi Kolektor?

ads

Tajukutama.com, Makassar – Berdasarkan laporan yang diperoleh Redaksi Tajukutama.com, jika Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel disebut melakukan pungli sampai 10 Miliar dalam pengurusan  faktur dan pelayanan.

Baca Berita TerkaitApa Respon Mabes Polri Terkait Kelakuan Ditlantas Polda Sulsel, Pungli sampai Beristri Lagi?

ads

Baca Berita TerkaitMabes Polri Respon Dugaan Pelanggaran Etik Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel

Dugaan tersebut ditelusuri oleh Tim Tajukutama.com, rupanya ada indikasi keikutsertaan Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel Kompol Mamat Rahman sampai ke Pejabat Utama Polda Sulsel dalam bagi-bagi fee.

Informasi ini juga lebih duluh tayang di media online journalistindependent.com, Rabu, (1/6/22) sore.

Sistem pungli berkedok faktur dan pelayanan hingga jumlah Miliaran tersebut diceritakan telah tersusun rapi. Disebutkan Kasi BPKB Kompol Mamat Rahman disinyalir berperan sebagai kolektor yang mengumpulkan pundi-pundi tersebut yang berasal dari loket-loket pelayanan, loket pendaftaran kendaraan baru, dan komitmen dengan beberapa dealer, dimana untuk 1 faktur kendaraan bermotor disebut telah dipatok berkisar Rp150.000 ribu rupiah.

Hal ini disebut terjadi saat Dirlantas Polda Sulsel dijabat oleh Kombes Pol. Frans Sentoe S. Ik, baru-baru ini.

Baca Berita TerkaitKasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel Bantah Tuduhan Beristri Sirih dan Pungli

Menurut sumber, dugaan pungutan liar hingga Milyaran rupiah itu disinyalir karena adanya komitmen dengan Dirlantas Polda Sulsel.

Dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan. “Jadi Mamat itu yang kumpul, langsung setor ke Pak Dir, yang menjabat saat itu, itu pungutan diluar PNBP, kelebihan, ada juga yang dari loket pendaftaran kendaraan baru, dan ada deal-dealan dengan dealer, kan 1 faktur itu Rp150.000,“ kata sumber melansir journalistindependent.com, yang enggan disebutkan namanya.(red)

Parahnya lagi, dugaan adanya bagi-bagi jatah kepada beberapa Pejabat Utama (PJU) di Polda Sulsel yang disebut telah diakui oleh Kasi BPKB Kompol Mamat Rahman saat dikunjungi di ruangan kerjanya oleh Tim Media.

“Dimana kita mau ambil uang, sedangkan perintah banyak, mana kalo Pak Karo mau main tenis, saya yang siapkan sepatu sama cemilan dengan raket, bapak Kapolda kalau mau naik sepeda saya yang siapkan jalur sama cemilannya,“ ceplos Kompol Mamat Rahmat, (13/01/2022) sekira pukul. 14.30 Wita dihadapan Media.(red)

Dikonfirmasi media, belum lama ini, Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol. I Ketut Yudha Karyana, membantah adanya menerima pemberian dari Kasi BPKB Kompol Mamat Rahman. “Wah malah saya ngak tahu, raket saya saya beli sendiri pesan dari JKT,” katanya.(red)

Pencatutan nama Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Nana Sudjana AS. MM, oleh Kompol Mamat Rahman, karena kedekatannya kerap mengakui dirinya, kali ini berimbas ke mana-mana.

Hal ini disebut dikarenakan Kasi BPKB itu sering terlihat dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS. MM, di setiap kegiatan bersepeda, dirinya selalu berada disamping untuk menyiapkan segala sesuatunya. Hal itu juga membuat Kasi BPKB ini serasa sombong semenjak pencatutan nama tersebut dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel Kompol Mamat Rahman tidak merespon meski sudah dikonfirmasi. Sehingga Redaksi menunggu klarifikasi pihak terkait.

ads

Comment