Pengerjaan Jembatan Pacongkang Disiapkan Dana dari APBN Rp 96 M

 
 

Tajukutama.com, Soppeng -- Jembatan Pacongkang yang kini tengah dibangun di atas Sungai Walanae yang menghubungkan antara Lajoa (Soppeng) dengan To Benteng (Bone) sejak 2 tahun belakangan ini telah menghabiskan Anggaran Rp 35 M.

Jembatan ini merupakan mewengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun dalam penganggarannya dibantu oleh Pemerintah Pusat melalui APBN. Sehingga provinsi memasukkan dalam APBD dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Untuk merampungkan pengerjaan pembangunan  jembatan tersebut, Pemerintah Pusat telah menyiapkan dana sebesar Rp 60 M melalui APBN 2022. Dijadwalkan akan rampung pada Desember 2022.
Pengerjaan pembangunan jembatan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi V dan Banggar DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., melalui dana aspirasinya.
Di awal Dr. Aras menjadi Anggota DPR, dirinya menemui Gubernur Sulsel ketika itu masih Nurdin Abdullah. Karena kewenangan itu berada di tangan Pemprov. Sementara anggaran yang akan dipergunakan dalam pembangunan itu sangat banyak sehingga diperlukan bantuan pusat. Maka dipasilitasi Dr. Aras, dilakukan pertemuan kepada menteri-menteri terkait untuk ditindaklanjuti.
Akhirnya hasil pertemuan itu membuahkan hasil dan kini jembatan itu sedang dalam pengerjaan dengan total dana senilai Rp 96,5 M.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., di sela-sela kunjungan kerjanya ke Dapilnya di Desa Citta dan Kampiri dalam bersilaturrahmi dengan sejumlah penerima BSPS Tahun Anggaran 2021, pada Sabtu, 21 Mei 2022. (alimuddin)

ads

 

 

Tajukutama.com, Soppeng — Jembatan Pacongkang yang kini tengah dibangun di atas Sungai Walanae yang menghubungkan antara Lajoa (Soppeng) dengan To Benteng (Bone) sejak 2 tahun belakangan ini telah menghabiskan Anggaran Rp 35 M.

ads

Jembatan ini merupakan mewengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun dalam penganggarannya dibantu oleh Pemerintah Pusat melalui APBN. Sehingga provinsi memasukkan dalam APBD dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Untuk merampungkan pengerjaan pembangunan  jembatan tersebut, Pemerintah Pusat telah menyiapkan dana sebesar Rp 60 M melalui APBN 2022. Dijadwalkan akan rampung pada Desember 2022.
Pengerjaan pembangunan jembatan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi V dan Banggar DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., melalui dana aspirasinya.
Di awal Dr. Aras menjadi Anggota DPR, dirinya menemui Gubernur Sulsel ketika itu masih Nurdin Abdullah. Karena kewenangan itu berada di tangan Pemprov. Sementara anggaran yang akan dipergunakan dalam pembangunan itu sangat banyak sehingga diperlukan bantuan pusat. Maka dipasilitasi Dr. Aras, dilakukan pertemuan kepada menteri-menteri terkait untuk ditindaklanjuti.
Akhirnya hasil pertemuan itu membuahkan hasil dan kini jembatan itu sedang dalam pengerjaan dengan total dana senilai Rp 96,5 M.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., di sela-sela kunjungan kerjanya ke Dapilnya di Desa Citta dan Kampiri dalam bersilaturrahmi dengan sejumlah penerima BSPS Tahun Anggaran 2021, pada Sabtu, 21 Mei 2022. (alimuddin)

ads

Comment