Syawalan dan Penamatan Pondok Pesantren Darul Falaah Unismuh Makassar di Bissoloro

ads

Tajukutama, Gowa – Pondok pesantren darul fallaah unismuh makassar bissoloro tahun ini kembali mengadakan acara syawalan sekaligus penamatan siswa dan siswi SMP dan ALIYAH, hadir dalam acara rektor unismuh makassar,ketua Bph unismuh makassar,kadis sosial,wakil rektor 1 dan 4, camat bungaya,kades bissoloro,orang tua siswa dan siswi,untuk tahun ini jumlah siswa/siswi yg dinyatakan lulus sebanyak 25org untuk SMP dan ALIYAH sebanyak 20 org, tutur direktur pondok pesantren unismuh bissoloro bapak Dahlan Lama Bawa S,Ag,MAg dalam sambutanx.

Kadis sosial,H firdaus mewakili wakil bupati gowa dalam sambutanx mengatakan bahwa dikab gowa telah dibangun sekolah tahfidz yang terletak di kecamatan bajeng nantix siswa siswi yg sekolah disana akan dgratiskan dan dibiayai oleh pemerintah kab.gowa dengan sumber dana melalui dana desa dan dana kelurahan ini merujuk kepada program pemerintah yakni pendidikan gratis dan kesehatan gratis, kadis sosial juga berpesan kepada warga agar yg belum mengurus kis dan kartu Bpjs supaya segera mengurusx, bagi warga yg telah mengurus dan belum terealisasi agar bersabar dan mau memperbaiki berkasx jika belum valid,imbuh kadis sosial.

ads

Lain halx dengan ketua BPH Unismuh bissoloro dalam sambutanx mengatakan bahwa kedepanx pondok pesantren darul fallaah bisa berperan dan memberi kontribusi untuk desa bissoloro kec bungaya dan semangat hari raya ini bisa dijadikan syiar islam dan bisa menjadi pesantren rujukan disulawesi selatan dan direktur pondok pesantren bisa merealisasikan hal tersebut,imbuh Prof.Dr.H.Gagaring pagalung,M.Si,Ak.CA sebagai ketua Bph unismuh makassar.

Rektor universitas muhammadiyah makassar Prof.Dr.AmboAsse,M.Ag dlam sambutanx mengatakan bahwa pemerintah kab gowa jangan cuma buat sekolah tahfidz saja tapi memperhatikan juga sekolah pesantren yang telah ada sekolah tahfidz.

Beliau juga berpesan bahwa pondok pesantren darul fallaah adalah pesantren pertanian dengan luas lahan 75ha supaya bisa digarap semua dengan bahu- membahu bersama-sama memikirkan perkembangan sekolah pesantren kedepanx dan proses belajar-mengajar agar dilakukan secara luring bukan daring karena tidak efektif, begitu imbuh prof .

ads

Comment