Selamatkan Putra-Putri Kita Dari Bahaya Narkoba

ads

 

TAJUK UTAMA, MAKASSAR – Peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat meresahkan, dengan mudahnya orang mendapatkan bahan berbahaya tersebut, sehingga penggunanya dari waktu kewaktu semakin meningkat, tidak mengenal usia, jenis kelamin, status, dan profesi, semua bisa terlibat baik sebagai pengguna, pengedar, maupun sebagai bandar, dan semua akan kecanduan jika menggunakan barang ini.

ads

Hal tersebut diungkapkan oleh Letkol Sus Husban Abady, ketika menyampaikan ceramah tarwih malam ke-16 dengan tema *Selamatkan Putra-Putri Kita Dari Bahaya Narkoba* bertempat di Masjid Babul Jannah, Jl. Toddopuli 4, Makassar (17/4/2022).

Sebagai dasar ceramahnya Husban Abady menyampaikan firman Allah SWT., dalam Al Qur’an Surah Al-Maaidah ayat 90, yang artinya :”Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.” Dari ayat tersebut dapat kita pahami bahwa menggunakan narkoba adalah merupakan perbuatan setan, maka jauhilah narkoba tersebut.

“Dalam tafsir Al-Mukhtashar ayat ini ditafsirkan bahwa semua perbuatan yang disebutkan adalah perbuatan dosa yang dianjurkan oleh setan. Sehingga Allah SWT memerintahkan manusia untuk menjauhi perbuatan-perbuatan tersebut termasuk khamar dan narkoba, agar memperoleh kehidupan yang mulia di dunia dan meraih kenikmatan surga di akhirat,” jelas Husban Abady.

Lebih lanjut Husban Abady mengatakan bahwa narkoba sangat berbahaya karena dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang, dan bahkan sampai pada kematian. Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan, apabila terjadi penyalahgunaan maka bisa terkena sanksi hukum.

“Penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang yang menyebabkan badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, rasa sesak pada bagian dada, bahkan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada otak. Pengguna narkoba juga akan selalu berhalusinasi bahkan bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan”, Kata Wakil Sekretaris Ganas Annar MUI Sulsel ini.

Husban Abady juga mengatakan, apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus, sehingga kesadaran berkurang secara drastis, yang membuat metabolisme tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku di tenga-tengah masyarakat bahkan sampai kehilangan ingatan yang menyebabkan dia akan dikucilkan, dicemoh dan dibuly oleh masyarakat. Yang sangat berbahaya apabila penggunaan narkoba sudah sampai pada dosis yang terlalu tinggi atau overdosis maka itu dapat menimbulkan kematian”

Karena bahayanya yang begitu besar, sehingga narkoba itu zatnya dilaknat oleh Allah SWT., termasuk yang menjual dan yang menyiapkan akan dilaknat kata Husban Abady. Hal ini sesuai dengan Hadist Rasulullah Muhammad SAW., yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang artinya : “Khamr itu telah dilaknat dzatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan dan orang yang memakan harganya.”

Husban Abady mengatakan bahwa lebih daripada itu, orang yang mengkonsumsi narkoba, tidak akan masuk surga, sebagai mana Hadist Rasulullah Muhammad SAW., yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Musa al-Asy’ariy bahwa Rasulullah Saw bersabda yang artinya:”Tidak akan masuk surga orang yang senantiasa minum khamr, orang yang percata atau membenarkan sihir, dan orang yang memutuskan tali silaturrahim. Barangsiapa mati dalam keadaan minum khamr (mabuk) maka Allah kelak akan memberinya minum dari sungai Ghuthah. Yaitu air yang mengalir dari kemaluan para pelacur, yang baunya sangat mengganggu para penghuni neraka.”

Di Akhir ceramahnya, Husban Abady menghimbau kepada jamaah untuk selamatkan putra-putri kita dari bahaya narkoba, dan khususnya kepada anak-anak muda, agar tidak mendekati barang haram tersebut, apalagi mencoba-coba memakai, karena resikonya sangat tinggi bagi kehidupan kalian, masa depan kalian akan sirna, sayangi diri kalian, sayangi keluarga kalian, sayangi orang tua kalian, dan yang paling penting jadilah kalian sebagai anak yang bisa membanggakan dan membahagiakan kedua orang tua, karena kalian adalah generasi yang akan mengambil alih estafet kepemimpinan di negara Indonesia tercinta ini.

Kepada orang tua, agar mengawasi putra putrinya, mereka bergaul dan berteman dengan siapa, bagaimana perubahan gaya dan pola hidupnya, sekali-kali diperiksa kamarnya, periksa tasnya, bila ada yang mencurigakan jangan dibiarkan berlarut-larut, dekati putra putri kita dan ajak mereka untuk berdiskusi secara bijaksana, dan berikan penjelasan tentang bahaya narkoba dan apa dampaknya bagi masa depan mereka, ajak mereka untuk beribadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT”, Pungkas Husban Abady.

ads

Comment