Terkait Tindakan Oknum DPRD yang Terkesan Mengintimidasi Tahfiz Qur’an, Wali Kota Makassar Angkat Bicara

ads

Tajukutama.com, Makassar – Terkait tindakan oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Amiruddin yang terkesan mengintimidasi para hafiz dan hafizah Al-Qur’an rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny) angkat Bicara.

Menurut Danny, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Camat Panakkukkang telah melakukan peneguran kepada pihak yang telah melakukan kegiatan pembangunan di atas tanah fasum (fasilitas umum peruntukan jalan) yang membuat akses jalan menjadi tertutup bagi penghuni Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad dan penghuni rumah lainnya, Andriana Barrang.

Tak hanya itu, pihak kecamatan juga meminta untuk segera menghentikan kegiatan tersebut dan membongkar sendiri bangunan pagar yang berdiri diatas tanah fasum tersebut.

ads
ads

“Saya berharap persoalan ini segera selesai dengan baik,” tegas Danny.

Tanggapan Wali Kota Makassar ini pun telah direspon Camat Panakkukang, Thahir Rasyid. Camat langsung bergerak cepat, bersama unsur Tripika, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk turun ke lokasi, Jumat (23/7/2021).

“Saya bersama RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Masale telah meninjau lokasi. Rumah yang setiap harinya dipergunakan untuk Tahfidz Al Qur’an bagi anak kurang mampu, ditutup pintunya dengan dipagari tembok batu. Rumah itu milik salah satu warga yang dipergunakan untuk menghafal Al Qur’an,” jelasnya.

Lebih lanjut, Thahir Rasyid juga mengatakan, bahwa akses masuk ke dalam Rumah Tahfidz Al Qur’an tertutup, karena dibanguni tembok batu oknum warga yang memiliki rumah di dekat lokasi. Warga ini bernama Amiruddin. Dia merupakan anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi PAN.

“Rumah itu ditutup dengan pasangan batu pintu belakangnya, sehingga tidak bisa dilewati. Para hafiz dan hafizah tidak bisa keluar rumah lewat pintu belakang yang selama ini mereka lalui sebagai akses mudah dan cepat ke masjid,” terangnya.

Lokasi yang dipagari oknum legislator tersebut, kata Thahir Rasyid, merupakan fasum atau milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Oleh karena itu, Thahir Rasyid akan mengirim surat somasi kepada Amiruddin agar segera merobohkan pagar yang dibangun itu.

“Kita akan surati agar pagar itu dirobohkan agar anak-anak bisa menghapal Al Qur’an lagi. Kalau surat kami tidak ditindaklanjuti atau diindahkan, maka kami akan tempuh ke jalur hukum,” tegasnya.

Sebagai informasi, terduga pelaku akan diberikan surat teguran yang dikirimkan oleh Camat Panakkukang pada Jumat (23/7/2021) kemarin. Untuk saat ini surat tersebut masih dipegang oleh Ketua RW 05, kelurahan Masalle, Panakkukang, Abdul Azis.

“Iya, sudah ada surat teguran itu. Saya dikasikan Pak Camat untuk diserahkan langsung ke Bapak Amiruddin. Kata Pak Camat jangan kasi kalau bukan orangnya. Jadi saya akan berikan langsung ke orangnya. Namun, beliau (Amiruddin) biasanya ada di rumahnya (di Makassar) pada hari Sabtu dan Minggu, karena tugas kerjanya sebagai anggota DPRD di Pangkep,” ujar Azis, Sabtu (24/7/2021). (*)

ads
ads
ads

Video

Leave a Reply