Hari Pertama PPDB Online 2021 Makassar, Jumlah Pendaftar Sentuh Angka 3000 Orang

ads
ads

Tajukutama.com, Makassar – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan kegiatan yang di gelar sekali dalam setahun oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan, baik itu di Provinsi, Kota, maupun Kabupaten diseluruh wilayah Indonesia.

Hal ini juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sekretaris Panitia PPDB Online 2021 Kota Makassar, Dr. H. Syarifuddin, S.Pd.M.Pd, mengungkapkan, jumlah pendaftar hari ini telah mencapai lebih 3000 orang, dan yang terverifikasi oleh operator sekolah sebanyak 100 orang.

“Untuk para operator ini bekerja hingga jam 10 malam, dan untuk pendaftarannya sendiri, tetap berlangsung selama 24 jam”, tegasnya, Senin, (21/06/2021), di ruang kerjanya.

ads
ads

Tadi sempat terdapat kendala pada jaringan, namun menurutnya, tim IT sudah memperbaiki dan Alhamdulillah bisa normal kembali, serta hal ini terjadi hanya sekitar satu jam saja. Hal ini juga di sebabkan karena permintaan akun oleh peserta didik.

“Calon peserta didik seharusnya tidak perlu meminta akun Kepada Disdik, karena mereka mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)”, tambahnya.

Namun Calon Peserta didik ini, memilih Non PAUD yang artinya harus di buatkan akun dari Diknas, padahal mereka bisa membuat dan mendapatkan sendiri akun melalui kolom request pada link tempat mereka mendaftar, inilah yang menumpuk hingga 3000an, akhirnya jaringan ‘hang’.

Saat di tanya terkait banyaknya pendaftar pada tahun-tahun kemarin, yang tidak masuk dalam zonasi, akhirnya calon siswa ini dibuatkanlah kartu identitas domisili dekat sekolah yang mereka inginkan, H. Syarifuddin mengatakan, hal ini sudah sangat susah dilakukan, karena data siswa yang mau lanjut dari TK ke SD, SMP, datanya telah kita Save jauh sebelumnya di Dapodik.

“Jadi operator dapodik di sekolah tersebut telah memasukkan alamat sekolah dan tempat tinggal siswa tersebut”, kilahnya.

Pada tahun 2021 ini kami tidak menggunakan lagi Surat Keterangan (Suket), jadi semuanya harus Kartu Keluarga asli, “Kami telah bekerja sama dengan Dukcapil, untuk KK yang terbit tahun 2019 itu telah mempunyai barcode, gampang ketahuan apabila ada anggota keluarga baru”, ujarnya.

Untuk jumlah total siswa yang tamat dari SD kurang lebih 22 ribu anak, sementara daya tampung di SMP itu hanya 12 ribu, jadi sekitar 10 ribu siswa akan di sebar ke SMP Swasta. “Nah disinilah letak keadilannya, sehingga pendidikan saat ini sama saja antara sekolah swasta dan negeri, unggulan atau non unggulan, ungkapnya.

Tujuan zonasi ini adalah orang tua akan menghemat biaya, dan mengurai kemacetan. Kami akan mencoba semua sekolah di makassar itu nantinya akan sama semua fasilitasnya, walau di pinggiran kota, akan diupayakan jadi sekolah unggulan.

Untuk para orang tua dan masyarakat kami himbau agar mengikuti semua prosedur PPDB Online Kota Makassar 2021 ini dengan bijak, Mudah-Mudahan sistem pendidikan kita akan semakin bagus lagi kedepannya, tutup Sekretaris Panitia PPDB Kota Makassar, Dr. H. Syarifuddin, S.Pd.M.Pd.

Penulis : M. Haidar Sudarman

ads
ads
ads
ads
ads
ads
ads
ads

Video

Leave a Reply