Tidak Cukup Andalkan 3T Untuk Atasi Pandemi

ads
ads

Tajukutama.com, Makassar – Lonjakan kasus covid-19 tidak bisa lagi ditoleransi. Hampir di berbagai daerah peningkatan kasus covid membuat kualahan, tidak hanya bagi tenaga kesehatan, kasus covid juga berimbas pada penuhnya rumah sakit yang menangani. Masalah meningkatnya kasus covid menarik perhatian Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo mengingatkan empat provinsi di Pulau Jawa yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta beberapa kabupaten atau kota termasuk Kota Bandung agar meningkatkan koordinasi dan 3T pada penangan Covid-19 (Okezone.com, 13/6/2021).

Kapitalisme Memustahilkan Penyelesaian Pandemi

ads
ads

Mengandalkan 3T, tidak cukup ampuh dalam mengatasi lonjakan kasus covid di berbagai daerah, ini menegaskan ketidakberdayaan pemerintah dalam menangani bahkan menuntaskannya. Indikasi gagalnya kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah, sudah terlihat pada semakin meningkatnya jumlah kasus Covid-19, lemahnya kesadaran masyarakat walau telah diberikan edukasi. Ini bukan tanpa alasan, jika menilik kembali sebab utama tidak tuntasnya penanganan pandemi, karena pemerintah terkesan setengah hati untuk menghentikan.

Sebagai contoh ketika adanya pelarangan mudik namun di sisi lain pemerintah mempersilakan tempat wisata beroperasi. Alasan demi alasan dilontarkan untuk membenarkan kebijakan tersebut. Seharusnya, kewajiban negara untuk mengeluarkan kebijakan yang berfokus menghentikan wabah dan memberi jaminan pemenuhan kesehatan rakyat, bukan mengedepankan keberlangsungan bisnis kaum kapitalis.

Tak heran, jika kebijakan tidak pro rakyat akan terus terulang. Dukungan sistem yang melegalkan kebijakan yang bisa dibilang tak sejalur dengan keinginan dan kesejahteraan rakyat akan senantiasa dirasakan. Sistem kapitalisme yang menjadikan keuntungan sebagai asas manfaat dan pembela kaum pemodal akan menjaadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan. Lantas masih mau berharap dengan sistem saat ini?

Islam Sistem Mulia Segala Solusi Permasalahan

Berbeda dengan Islam, yang lahir dari sang pencipta kehidupan. Segala solusi permasalahan hidup tuntas diselesaikan. Tak terkecuali permasalahan pandemi. Islam adalah obat manjur dalam mengatasi dan menuntaskan pandemi, sebagaimana telah berabad lamanya terbukti menyelesaikan kasus pandemi yang pernah terjadi di masa Rasulullah Saw, yaitu penyakit kusta yang belum ditemukan obatnya.

Berikut beberapa upaya yang dilakukan Rasulullah Saw adalah:

Pertama, menerapkan karantina atau isolasi terhadap penderita. Karantina sangat efektif untuk menghentikan penularan virus. Penerapan ini konsisten dilakukan dan diawasi oleh penguasa saat itu yaitu Rasulullah Saw, agar tidak ada yang melanggar. Bahkan beliau memerintahkan untuk tidak dekat-dekat dengan penderita. Beliau bersabda:

‏ لاَ تُدِيمُوا النَّظَرَ إِلَى الْمَجْذُومِينَ

Janganlah kalian terus-menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta (HR al-Bukhari).

Kedua, Rasulullah Saw menginginkan agar siapapun untuk menjauhi wilayah yang terdampak wabah. Sebaliknya, jika yang telah berada di wilayah terkena wabah, maka dilarang untuk keluar dari wilayahnya. Hal ini dikenal dengan istilah lockdown wilayah. Beliau bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

Jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebaliknya, jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu (HR al-Bukhari).

Ketiga, mengisolasi secara khusus para penderita penyakit Tha’un dan dijauhkan dari pemukiman warga. Setelah itu, penderita akan diberikan pengobatan yang dipantau secara ketat setelah dilakukan pemeriksaan secara detail. Setelah benar-benar sembuh total baru boleh meninggalkan ruang isolasi.

Demikian sekilas solusi yang ditawarkan oleh Islam dalam mengatasi pandemi secara sistematik. Pencegahan dan penanganan dilakukan secara serius tanpa mengabaikan kebutuhan pokok warga. Konsekuen dalam menerapkan aturan Islam menjadikan jaminan tuntas untuk mengatasi pandemi virus Covid-19 yang kini terjadi. Maka mengambil solusi Islam dan menerapkannya secara menyeluruh adalah pilihan tepat untuk atasi pandemi.
Wallahu’alam bishawab.

Penulis: Nur Rahmawati, S.H. (Penulis dan Pemerhati Kebijakan)

ads
ads
ads
ads
ads
ads
ads
ads

Video

Leave a Reply