Komisi A DPRD Makassar Dorong Anggaran untuk Sertivikasi Aset

ads

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.DPRD Kota Makassar mendorong penganggaran untuk setifikasi aset Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang akan dimulai pada APBD Perubahan mendatang.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi, menilai sertifikasi aset menjadi penting. Melihat sebelumnya beberapa aset Pemkot Makassar akhirnya berpindah tangan ke pihak ketiga. Bukan hanya kehilangan aset, kas daerah Pemkot Makassar juga harus merugi sebagai dampak peralihan aset tersebut. harus menelan kerugian yang cukup besar.

Adapun aset Pemkot Makassar yang belum lama ini dimenangkan oleh pihak antara lain lahan Kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Ruko pasar sentral.

ads
ads

“Kalau masuk anggaran perubahan nanti saya akan maksimalkan berapa yang bisa disertifikasi,” ujar Kasrudi, Jumat (4/6/2021).

Ia menyebutkan bahwa DPRD akan melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) jika menyiapkan anggaran sertifikasi tersebut.

“Kedepan kita bakal koordinasikan dengan BPN kalau mau sertifikasi berapa anggarannya, kita akan buatkan. Paling tidak 5-10 (aset) dengan harapan tidak ada lagi seperti ini (kehilangan aset),karena kalau digugat pasti Pemerintah Kota kalah. Tidak ada alasan hak untuk kita,”jelas politisi Gerindra tersebut.

Tapi kalau kita mulai dari sekarang insya Allah aset kita akan aman. Tidak ada lagi gangguan pihak lain,” sambungnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menambahkan hilangnya aset menjadi pelajaran berharga bagi Pemkot Makassar. Agar dalam setiap perencanaan aset harus memiliki legalitas yang kuat. Ia menilai masalah ini perlu diprioritaskan sejak dini.

“Kita terkonsentrasi bukan untuk bekerja, tapi menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak akan bisa bekerja dengan baik kalau ada masalah-masalah aset seperti itu,”ujarnya.

Jadi kata dia  kantor direncanakan digunakan sebagai kantor pelayanan tinggi itu tidak akan mungkin bisa berjalan maksimal.

“Sebab masih ada persoalan besar yang seharusnya bisa diselesaikan sejak awal, tapi kenapa baru mau diselesaikan ketika bangunan sudah jadi,”pungkasnya.(*)

ads

Video

Leave a Reply