Berikut Cara Pengurusan SIM Secara Online Lengkap dengan Syarat yang Dibutuhkan

ads

Tajukutama.com,Terkait cara pengurusan SIM secara online, mudah dan cepat telah diluncurkan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Pengurusan SIM secara daring ini bisa dilakukan untuk pendaftaran SIM baru dan perpanjangan SIM, tetapi terbatas untuk pemohon SIM A dan SIM C.

Walaupun terlihat lebih mudah melalui online, tetapi masih banyak masyarakat yang bingung mengenai tata cara pengurusan SIM online.

ads
ads

Dilansir langsung dari laman Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), terdapat beberapa langkah untuk mengajukan registrasi SIM secara online.

Berikut cara pengurusan SIM lewat online:

1. Akses situs resmi Polri di laman http:// sim.korlantas.polri.go.id dan pilih menu ‘Pendaftaran SIM Online’.

2. Klik tombol ‘Mulai’, setelah itu akan muncul menu ‘Data Permohonan’. Isikan data-data yang ada dengan benar.

3. Klik ‘Lanjut’, lalu isi data pribadi termasuk kewarganegaraan, nomor KTP, nama, jenis kelamin, hingga nomor telepon.

4. Isi data keadaan darurat yang dapat dihubungi. Selain itu, tersedia pula kolom data validasi yang harus mencantumkan nama ibu kandung, juga data sertifikasi sekolah mengemudi yang bisa diisi ‘ya’ atau ‘tidak’.

5. Isi seluruh data yang dibutuhkan. Pastikan data yang dimasukkan benar. Lalu klik tombol ‘Lanjut’, dan akan muncul menu konfirmasi data input sesuai data yang dimasukkan pada proses cara membuat SIM online sebelumnya.

6. Pada menu ini, akan ada kolom tanggal kedatangan yang bisa dipilih sesuai waktu yang diinginkan untuk datang ke Polres atau lokasi kedatangan yang sudah dipilih sebelumnya

7. Selanjutnya isi kode verfikasi kemudian klik tombol ‘kirim’.

8. Setelah mengikuti cara membuat SIM online, akan muncul tampilan sukses registrasi. Klik ‘Ok’ dan proses di aplikasi SIM online selesai. Usai mendapatkan bukti registrasi online, pemohon akan mendapat e-mail.

Setelah melakukan pendaftaran secara online, masyarakat bisa langsung melakukan pembayaran di ATM, EDC, ataupun teller BRI di seluruh Indonesia sesuai biaya masing-masing (tertera di e-mail).

Usai membayar biaya pembuatan SIM, datangi Satpas SIM atau polres dengan membawa KTP dan surat keterangan kesehatan, sesuai tanggal dan lokasi yang dipilih saat registrasi online.

Kemudian, pemohon tinggal mengikuti serangkaian tes untuk mendapatkan SIM baru yang terdiri dari ujian teori, ujian praktik, dan ujian keterampilan melalui simulator. Namun, bagi pemohon perpanjangan SIM, tes tidak diperlukan lagi, kecuali jika naik golongan.

Sekadar imbauan redaksi, tetaplah mematuhi protokol kesehatan yang ada yakni 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan pastinya rutin mencuci tangan. (*)

ads

Video

Leave a Reply