Kantor BAIN HAM RI Digeruduk Massa, Pelaku Dikejar

Aliansi Mahasiswa Penyelamat Undang-Undang (AMPU) berdemonstrasi di depan Kantor BAIM HAM RI di Jalan Tun Abdul Razak Hertasning Baru Citraland Celebes Selasa (27/10/2020)

Aliansi Mahasiswa Penyelamat Undang-Undang (AMPU) berdemonstrasi di depan Kantor BAIM HAM RI di Jalan Tun Abdul Razak Hertasning Baru Citraland Celebes Selasa (27/10/2020)

ads

Tajukutama.com, Makassar – Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia (BAIN HAM) Republik Indonesia digeruduk massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Penyelamat Undang-Undang (AMPU), Selasa, (27/10/2020).

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam AMPU berdemonstrasi di depan Kantor BAIM HAM RI di Jalan Tun Abdul Razak Hertasning Baru Citraland Celebes dinilai salah alamat oleh Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Antar Lembaga BAIN HAM RI, Peri Herianto.

Penilain Peri Herianto tersebut lantaran massa aksi dari AMPU menuding pengurus BAIN HAM RI berafiliasi dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). “Jenderal Lapangan AMPU Victor Salus ini asal demo saja dan menunjukkan sikap kebodohannya,” kata Peri Herianto.

ads

Untuk menidaki itu, BAIN HAM RI akan mencari tau siapa si Viktor dan motifnya. Selain juga akan mencari tahu asal kampus mahasiswa yang terlibat melakukan aksi demonstarsi. “Agar terang dan jelas semua tidak menjadi fitnah bagi seluruh pengurus dan anggota BAIN HAM RI diseluruh indonesia,” terang Peri.

“Mereka juga harus tau visi misi dari BAIN HAM RI soalnya tudingan yang di alamatkan ke BAIN HAM RI berafiliasi denga KAMI hanya sebatas indikasi saja tapi tidak dapat membuktikan bahwa BAIN HAM RI berafiliasi dengan KAMI,” tegas dia.

Peri menilai demo AMPU adalah mahasiswa bayaran karena menurutnya hanya 3-5 menit aksi langsung meninggalkan tempat. “Sepertinya hanya datang mengambil gambar lalu pergi dan surat pemberitahuan aksipun tidak jelas alamat dan nomor telepon,” ungkapnya.

“Aksi AMPU ini mendapat respon dari Sayap BAIN HAM RI yakni BRIGADE 83 BAIN HAM RI menurunkan tim mencari bukti dan fakta serta mencari otak pelaku unjukrasa sehingga terjadi aksi dan Jenderal Lapangan AMPU Viktor dan belasan mahasiswa lainnya akan dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan,” lanjut Peri menegaskan.

Menurut Peri, BAIN HAM RI adalah Lembaga Advokasi Investigasi dan Perlindungan Hak Asasi Manusia yang sejak awal mendukung program Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang dinilai pro rakyat dan dapat dibuktikan bahwa BAIN HAM RI tidak ada tindakan yang akan menganggu ketentraman Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Olehnya itu BAIN HAM RI mengutuk keras demo yang di lakukan AMPU dan hal ini mengundang reaksi dari kurang lebih 40 ribu pengurus, anggota dan relawan BAIN HAM RI seluruh Indonesia,” tegasnya.

‘DPP BAIN HAM RI mensupport BRIGADE 83 BAIN HAM RI yang dipercayakan mengusut aksiunjuk rasa AMPU karena dianggap kebohongan, fitnah dan pencemaran nama baik dan bahkan bisa berdampak konflik dengan pernyataan ujaran kebencian di depan umum,” tutup Peri.

ads

Video

Comment