Menyoal Jenazah Wanita Dimandikan Petugas Pria

ads

Tajukutama.com, Sumut – Telah geger, jenazah pasien corona wanita dimandikan oleh petugas pria di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Suami dari pasien tersebut tak terima, lantas mengadu ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, (25/9/2020) lalu.

Kejadian tersebut sungguh sangat disayangkan. Protokol pemandian jenazah selayaknya dilakukan dengan tidak mengesampingkan aturan agama.

Terlebih jenazah seorang muslim, sehingga harapannya ke depan pihak rumah sakit yang menjadi rujukan kasus corona, dapat memastikan pemandian jenazah sesuai dengan norma agama dan kesopanan yang berlaku di negara kita.

ads

Apalagi, jika pelakunya adalah pihak yang memahami aturan, bahkan telah mendapatkan sertifikat MUI dalam pemandian jenazah. Sayangnya hal ini diabaikan, yang dikhawatirkan akan juga ditiru atau dilakukan oleh pihak lain karena sikap abai.

Oleh karenanya, untuk dapat memastikan hal tersebut, seyogianyalah pemerintah dapat membuat aturan tegas untuk mengatur hal ini. Sehingga tidak terulang kembali kejadian yang serupa. Terlebih jika berkaitan dengan hak orang lain yang dilanggar.

Penulis: Nur Rahmawati, S.H.
Sampit, Kalimantan Tengah

ads

Video

Comment