Realisasi Pembangunan RS Batua dan Jumpandang Baru Bakal Rampung pada 2021

ads

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM. Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Abdi Asmara membeberkan anggaran penyelesaian dua Rumah Sakit (RS) di Kota Makassar yaitu Batua dan Jumpangpandang Baru ditargetkan akan masuk tahun anggaran baru 2021, total anggaran keduanya ditaksir mencapai Rp100 milliar.

Dikatakan Abdi penganggaran tersebut belum bisa direalisasikan tahun in dipandang sulit dilakukakan dikarenakan waktu pengerjaan terbilang sempit hanya menyisakan kurang lebih tiga bulan.

“Di perubahan itu tidak ada karena Jumpandang Baru dan Batua itu nanti diberikan anggaran di 2021 untuk diselesaikan, karena kalau diberi lagi di anggaran perubahan ini nah sepenggal-sepenggal lagi kerjanya,” ucapnya.

ads

Dikatakan Abdi sebelumnya pihaknya telah menargetkan penyelesaian khusus Jumpandang Baru untuk dua lantai gedung pada anggaran perubahan,dimana anggaran tersebut ditaksir mecapai hingga Rp10 milliar.

Namun karena pembahasan perubahannya terkesan terlambat, maka penyelesaian pun idiundur.Ia pun memastikan penganggaran dapat dilakukan penuh hingga akhir tahun 2021.

“Waktu kita sampaikan ke pemerintah kota, tim TAPD dan walikota itu disampaikan, kalau di perubahan ini kita cuma kasi anggaran anggaplah Rp10 milliar (Jumpandang Baru) berartikan 2021 lagi ada lanjutan. Itu sepenggal-sepenggal akhirnya khan kualitasnya bisa tidak bagus, jadi lebih bagus anggarannya itu di 2021 saja ,”bebernya.

Ia menambahkan sementara berbeda dengan tahun ini nantinya berdasarkan Permendagri no.90 tahun 2020 PPK dan KPA akan kembali ke Dinas Kesehatan.

“Jadi dikembalikan lagi ke dinas terkait sesuai bidang dan putusan di permendagri, jadi otomatis karena anggarannya di dinas kesehatan maka penanggungjawabnya dinas kesehatan,”jelasnya.

Dari hasil investigasi kata dia khusus untuk RS Batua akan dirampungkan hanya sampai lantai empat gedung karena tidak ada lagi penambahan lantai.

“Saya kira sudah tidak ada lagi penambahkan semua sudah dihitung, namun perencanaannya kembali lagi ke Dinas kesehatan yang akan melaksanakan kegiatan itu,”pungkasnya.(ninaannisa)

ads

Video

Comment