Cegah Covid19 Meninggi,NA Imbau Semua Masyarakat Disiplin Protap

ads

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.Rapat evaluasi kasus covid19 di posko gugus tugas covid19 di Jalan Nikel Makassar Senin (21/9/2020). Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah,PJ Walikota Makassar, dan Asisten 1 Muhammad Sabri.

Didepan sejumlah media,NA mengatakan penilaiannya terhadap kasus covid19 di Jakarta.

Dikatakan NA Kasus JKT ini perlu diantisipasi di Sulawesi Selatan, oleh karena itu kita sudah mengundang semua stakeholder yang ada supaya tidak menganggap enteng penyebaran virus di perkantoran.

ads

Intinya ia mengimbau agar semua lapisan masyarakat mengenakan masker dimana pun berada.

“saya kira kalau kita mau terhindar dari Covid-19 ini kunci pada tingkat kesadaran, disiplin kita menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan kadang kita lupa karena kita sudah hidup ‘normal’ kembali, kita udah pegang macam macam tiba tiba, dapat pisang goreng makan. Ini salah satu penyebab terjadinya penularan,”kata NA.

Lebih lanjut NA mengatakan klaster perkantoran sangatlah penting dimana saat masuk kantor cenderung tinggi penularan disitu karena ada ruang terbuka untuk itu diruangan pun di kantor perlu pakai masker. Kuncinya protokol kesehatan yang ketat. Sambil menunggu vaksin.

“Insya Allah Desember kalau kita bisa dapat bagian di Sulsel ini dari 40 JT vaksin alhamdulillah. Tapi kita berharap, bahwa kita bisa melindungi diri masing-masing dengan protokol kesehatan. Kedua jangan anggap enteng kita ini sehat tidak ada masalah, terus datang ke ortu berusia lanjut, kita tidak tahu kalau kita OTG atau bukan. Sebaiknya hindari dulu bertemu keluarga dan minimal rapid yang dilanjutkan swab,”tambahnya.

Sementara itu PJ Walikota Makassar Rudi Djamaluddin tegaskan semua pelaku usaha dan lapisan masyarakat agar lebih disiplin dalam protol kesehatan.

“Saya kira sudah ada perwali yang mengatur tentang denda bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan di Makassar baik itu perorangan maupun pelaku usaha,”pungkasnya.(ninaannisa)

 

ads

Video

Comment