Deklarasi ASN Tanpa Politik Praktis

ads

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar menggelar “Sosialisasi dan Deklarasi Netralitas ASN pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar Tahun 2020”. Di Golden Tulip Hotel, Jl. Sultan Hasanuddin Kota Makassar dan via Aplikasi Zoom Meeting. Selasa (01/09/2020).

Tujuan kegiatan untuk mencegah ASN terlibat politik praktis dan menjaga ASN Kota Makassar untuk tidak memihak ke salah satu Paslon.

Hadir PJ. Walikota Makassar Rudy Djamaluddin, Kepala BKN Regional IV Kota Makassar Harun Arsyad, Kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar, Camat se Kota Makassar. Adapun salah satu Pimpinan Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, Asisten KASN RI Nurhasni serta Lurah se Kota Makassar turut hadir melalui daring via aplikasi zoom meeting.

ads

Sebelum acara dimulai Ketua Bawaslu Kota Makassar membacakan Pakta Integritas Netralitas ASN pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar Tahun 2020 dan di ikuti oleh seluruh peserta deklarasi yang kemudian di tanda tangani oleh PJ.Walikota Makassar dan Ketua Bawaslu Kota Makassar sebagai bentuk komitmen pemerintah Kota Makassar untuk tetap netral dan tidak berpihak ke salah satu Paslon.

Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari mengatakan bahwa ASN sangat rawan untuk terlibat dalam politik praktis, untuk itu kami meminta kepada seluruh ASN di Kota Makassar untuk menjaga netralitas untuk mewujudkan pemilihan yang berintegritas.

“Ini sangat penting bagi rekan ASN untuk tetap netral pada pemilihan tahun ini, karena KASN telah berkomitmen untuk menindak ASN yang terbukti melanggar , tidak netral dan ikut dalam politik praktis”. Ujar Nursari

“Terima Kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar karena telah berkomitmen untuk tetap netral pada pemilihan serentak tahun ini”. Tambah Nursari

Sementara itu PJ. Walikota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan siap bertindak tegas jika ada ASN yang terbukti tidak netral, ikuti politik praktis dan melanggar kode etik.

“Saya akan menindak tegas jika ada ASN yang tidak netral dan melakukan pelanggaran pemilihan, saya tidak mempunyai kepentingan politik apapun jadi mari kita sukseskan pemilihan ini dengan penuh integritas, sehingga yang terpilih nantinya merupakan pemimpin pilihan hati nurani rakyat Kota Makassar”,pungkas Rudi.(*/ninaannisa)

ads

Video

Comment