Lagi Si Jago Merah Ngamuk, Jalan Bandang Menambah Deretan Kebakaran di Makassar

Kembali si jago merah mengamuk hanguskan sejumlah ruko yang di Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (25/8/2020).

Kembali si jago merah mengamuk hanguskan sejumlah ruko yang di Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (25/8/2020).

ads

Tajukutama.com, Makassar – Kembali si jago merah mengamuk hanguskan sejumlah ruko yang di Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (25/8/2020).

Terpantau api membara dan membakar sejumlah ruko tempat jualan peralatan otomotif. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19: 20 WITA.

Petugas Damkar dari Pemerintah Kota Makassar berada di lokasi berusaha memadamkam api yang cepat membesar, karena diduga banyaknya alat yang mudah terbakar.

ads

Kejadian itu menjadi tontonan warga sekitar maupun para pengemudi roda dua dan empat yang sedang melintasi jalan sekitar lokasi kebakaran tersebut.

Akibat kejadian ini belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut.

Deretan Kebakaran Kota Makassar

Diketahui beberapa hari belakangan ini, kebakaran di kota Makassar tercatat sudah 3 kali terjadi. Dan kebakaran di Jalan Bandang menambah deretan kebakaran di Makassar.

Pada Sabtu (22/8/2020) kebakaran terjadi di sekitar pasar tradisonal Makassar yaitu Pasar Senggol yang teletak di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Dari kebakaran itu, sejumlah kios hangus dan rumah warga terbakar dan dikabarkan pula memakan satu korban jiwa.

Kemudian sehari setalahnya itu, kebakaran kembali terjadi pada Minggu (23/8/2020) di kawasan pemukiman padat penduduk Jalan Indah Raya, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Pada peristiwa kebakaran besar tersebut, dihimpun dari beberapa sumber tercatat ada 75 rumah hangus terbakar, yang menyebabkan 500 jiwa dari 132 KK kehilangan tempat tinggal.

Dan terakhir kebakaran baru ini yang ada di Jalan Bandang, Selasa (25/8/2020)

Namun dalam peristiwa kebakaran tersebut belum diketahui pasti apa penyebabnya dan masih dalam penyelidikan.

ads

Video

Comment