Mitos atau Fakta: Benarkah Buah Zuriat Bisa Mempercepat Kehamilan?

ads

Tajukutama.com, Makassar – Sebuah pasangan yang sedang menanti-nanti buah hati, biasanya mencoba berbagai cara agar bisa cepat hamil. Termasuk mengonsumsi buah zuriat nih. Sehingga timbul keingintahuan untuk mencari tahu, benarkah buah yang satu ini ampuh untuk mempercepat kehamilan?

Dengan memperbanyak mengonsumsi buah serta sayuran memang disarankan untuk para wanita yang sedang program hamil. Asupan gizi harus seimbang sebagai salah satu upaya memperoleh kehamilan.

“Buah-buahan memang sehat dan bergizi sehingga penting dijadikan asupan terbaik,” ujar Dr.Sadhna Singhal, Senior Consultant Gynaecologist, dikutip dari laman FoodNdtv.

ads

Terkait hal tersebut, Dr.Sadhna juga mengingatkan bahwa dalam mengonsumsi buah-buahan sebaiknya dalam kondisi yang sudah dicuci dengan benar.

Kehadiran pestisida, lumpur, atau residu apa pun, dapat menimbulkan infeksi, yang mempengaruhi kesehatan. Jadi, pastikan sudah mencuci dengan air mengalir, terutama buah-buahan yang perlu dipotong atau dikupas.

Dari sederet buah-buahan yang bisa dijadikan rekomendasi bagi suami istri yang sedang program hamil (promil), memang tak ada salahnya mencoba buah zuriat. Buah zuriat ini biasanya diekstraksi dan diminum airnya untuk mendapatkan manfaat antioksidan yang baik untuk tubuh.

Namun, hingga sampai saat ini sebenarnya belum ada penelitian valid yang menyatakan bahwa buah zuriat efektif dalam memupuk kesuburan rahim. Namun, penelitian yang dilakukan di Mesir mengatakan bahwa buah ini mengandung antioksidan.

Makan makanan atau minuman yang mengandung antioksidan mungkin baik untuk regenerasi sel reproduksi. Senyawa antioksidan bekerja dengan mengeluarkan oksigen reaktif, dimana senyawa ini diproduksi secara alami oleh tubuh.

Ketika mengalami stres, tubuh akan mengalami oksigen reaktif tingkat tinggi, yang disebut stres oksidatif. Stres oksidatif ini dapat merusak sel, termasuk sel telur (sperma) dan sperma yang penting untuk reproduksi.

Mengurangi stres oksidasif dalam tubuh identik dengan meningkatkan kesehatan reproduksi yang dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Ketika para wanita mengalami stres, tubuh akan mengalami oksigen reaktif tingkat tinggi, yang disebut stres oksidatif. Stres oksidatif ini dapat merusak sel, termasuk sel telur (sperma) dan sperma yang penting untuk reproduksi.

Tindakan mengurangi stres oksidasif dalam tubuh identik dengan meningkatkan kesehatan reproduksi yang dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Nah, kalau Bunda ingin menjalankan program hamil, dr.Karno Suprapto, Sp.OG, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menyarankan dua hal nih. Pertama, dilihat apa ada faktor penghalang untuk hamil.

Kedua, kalau tidak ada faktor penghalang dan selama 2 tahun berusaha sendiri tidak berhasil, baru tahap ketiga mencari pertolongan medis. Pendapat mengenai buah zuriat dapat membuat wanita cepat hamil juga sulit dipastikan secara medis, Bunda. Menurut Karno, dalam dunia medis sesuatu harus berdasarkan bukti (evidence based) yang sahih dan reproducible.

Semoga informasinya membantu ya.

ads

Video

Comment