Menteri Kesehatan RI Memuji RSUP Soekarno dan Imbau Gubernur Babel

ads

Tajuk Utama, BABEL – Acara Pembukaan Munas Arsada Ke VIII yang diadakan di Holiday In Hotel Jakarta, Rabu 03/07/2019.

Dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Nila Djuwita Moeloek.

Dalam sambutannya Menkes RI tersebut kembali memuji RSUP. Soekarno di Provinsi Babel, serta mengimbau Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan.

ads

“Saya senang, RSUP. Soekarno Provinsi Babel telah berhasil melakukan tindakan catheterisasi pasien jantung dan operasi bedah kepala. Saya berikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman,” Kata Menkes RI.

Dr. Armayani Rusli Direktur RSUP. Soekarno juga mengatakan, sekitar 60 pasien penderita kanker di Bangka Belitung belum memanfaatkan fasilitas kesehatan rumah sakit. Untuk itu, Gubernur Erzaldi terus melobi ke Kemenkes RI untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.

Lebih lanjut Dr. Armayani mengatakan, saat ini di RSUP. Soekarno sedang dilakukan operasi bedah saraf.

“Saat bertemu dengan pihak Kemenkes RI, Gubernur Erzaldi mengingatkan kembali mengenai kelanjutan pembangunan gedung C rumah sakit,” ungkap Direktur RSUP. Soekarno.

Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi penanganan kesehatan pasien penderita kanker. Selain itu ada upaya untuk menambah fasilitas kesehatan berupa rumah sakit Pratama di Kabupaten Bangka Tengah. Gubernur Erzaldi juga menyampaikan keinginan mendirikan Akademi Teknik Elektro Medis (ATEM).

Strategi peningkatan fasilitas kesehatan tersebut mendapat sambutan baik dari pihak Kemenkes RI. Kemenkes menegaskan agar program ini hendaknya diutamakan. Setidaknya ada 13 ATEM di Indonesia. Menindak lanjuti program Gubernur Erzaldi, Menkes meminta Dirjen melakukan percepatan.

Dr. Armayani menambahkan, menteri kesehatan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke Pangkalpinang. Adapun tujuannya, melakukan visitasi RSUP. Soekarno dan meninjau persiapan kegiatan Kemah Kesehatan Jiwa Nasional di RS. Jiwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Ia juga menjelaskan, saat pertemuan Gubernur Erzaldi dengan pihak Kemenkes terungkap data, dari 34 provinsi se Indonesia, Bangka Belitung menduduki urutan ketujuh pencapaian riset kesehatan dasar yang baik. Kendati demikian, memang untuk saat ini masih kurang SDM dokter spesialis dan sub spesialis, terutama di Kabupaten Bangka.

“Kemenkes RI selalu pantau, sejak dua tahun terakhir telah terjadi peningkatan dan peran RS Soekarno yang cukup pesat. RS Soekarno sudah kerja sama dengan RSCM, RS. Harapan Kita, RS. Persahabatan dan RS. M. Husin Palembang,” Pungkas Dr. Armayani (**)

ads

Video

Comment