Kecam Tindakan Represif Oknum Kepolisian, KAMMI Sulselbar Tuntut Kapolri Undur Diri

ads

TAJUK UTAMA, MAKASSAR – Beberapa hari belakangan, aksi demonstrasi masif terjadi di berbagai kota di Indonesia. Berbagai tuntutan disuarakan para demonstran antara lain: Penolakan RUU P-KS, RUU KPK, RKUHP dan berbagai problema lainnya.

Aksi ini pun sedikit banyaknya telah memakan korban jiwa, salah satunya kabar meninggalnya dua orang mahasiswa asal kendari akibat tembakan yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian, tindakan represif kepada wartawan dan sejumlah insiden lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Fajriansyah, Wakil Sekjend KAMMI Wilayah Sulselbar mengecam insiden ini dan meminta agar Jenderal Tito Karnavian selaku Kapolri mundur dari jabatannya karena tidak mampu menangani aksi ini.

ads

“Yang dilakukan kepolisian itu tidak mencerminkan sebuah tindakan pengamanan, melainkan lebih mirip pemusnahan,” ujar Fajriansyah lewat keterangan tertulisnya, Ahad (29/9).

Menurutnya, pihak aparat seyogianya telah melakukan pencegahan sebelum aksi digelar agar segala kemungkinan dapat dicegah lebih awal.

“Seharusnya kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengamankan aksi Mahasiswa,” pungkasnya.

ads

Video

Comment