Tambang Pasir Ilegal di Lutim Resahkan Warga, Pemerintah Tutup Mata

ads

Tajukutama, LUWU TIMUR – Permalasahan demi permalasahan di kab Luwu timur mengenai tambang pasir ilegal Atau (TGC) tidak berakhir.

Bahkan permasalahan yang menyangkut keresahan warga ini, tidak pernah teraselasikan.

Seakan Bupati Luwu timur Muh Tohrik Husler menutup mata, bahkan Tambang TGC ini, berada di aliran sungai pawosoi, di perbatasan desa karambua dan kalaina.

ads

Tambang tersebut, telah memutuskan 1 jembatan gantung yang berada di desa tabaroge dan merusak jembatan penghubung trans poros Malili, serta merusak beberapa rumah warga.

Salah satu rumah yang terkena dampak yakni rumah bapak Ani, awal tanah dari pekarangan rumahnya dari bibir sungai sekitar 15 meter.

Namun hingga penghujung tahun 2018 mereka terpaksa memindahkan rumah akibat pasir penyangga tanah mereka, di hisap habis oleh Tambak (TGC) dan juga mengikis habis lahan pertanian produktif masyarakat setempat.

Pengikisan terjadi sejak tahun 2011 hingga 2019.

Diketahui, pemilik tambang TGC ini, an. Dg Marala yang telah ketiga kalinya didatangi Satpol PP dengan datang meninjau lokasi, namun selalu di selesaikan di atas meja dan laporan masyarakat tidak terealisasi kan.

Sejak 5 tahun Perindo Muh Tohrik Husler Memimpin Luwu timur tidak ada upaya realisasi untuk menutupi tambank (TGC).

ads

Video

Comment