Sertifikat Tanah Ganda, Ratusan Warga Barung Kersap Gruduk Kantor BPN

ads

Tajuk utama, Karo — Ratusan masyarakat Desa Barung kersap, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo melakukan aksi demo di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)  Jalan Jamin Ginting tepatnya di sebelah kantor Bupati Karo,  Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo pada Hari Jumat (27/09/2019) sekitar pukul 10.45 hingga 17 : 25 wib

Aksi demo warga tersebut di latar belakangi sengketa tanah berukuran Lebih Kurang 1,5Ha milik Tobat Perangin angin, Tenang Kita Perangin angin dan Keluarga  yang dikuasai oleh Ir. Alianto Widjaya

Menurut penuturan warga,  Ir .Arlianto Wijaya awalnya dulu membeli tanah tersebut dari Bpk Lebat Ginting (70 ) yang berlamat di komplek pajak singga, kecamatan kaban jahe

ads

Pasalnya,  pada hari  Kamis (26/09/2019) telah dilaksanakan Eksekusi Sebidang Tanah Perladangan sesuai isi  Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe Nomor : 1 / Pdt.Eks / 2019 / 15 / Pdt.G / 2016 / PN-KBJ dengan perkara Perdata Nomor : 15 / Pdt.G / 2016 / PN – KBJ

Pada saat pelaksanaan pengukuran oleh Termohon diwakili oleh Tobat Perangin angin yang juga menjabat sebagai  Kepala Desa Barung Kersap)melakukan perlawanan,

“Bahwa orang tua saya  An. Asli Perangin angin tidak pernah menjual objek / lahan tersebut kepada Ir. ALIANTO WIDJAJA.” Tegasnya dihadapan petugas dari juru sita PN kaban jahe,” jelas tobat

Ia juga Mengatakan, bahwa sertifikat No. 1 adalah dasar penerbitan Sertifikat No. 2, sementara sertifikat No. 1 menunjukan objek di Desa Berastepu. Ada 3 bidang tanah yang milik warga yang terkena jual beli tanah , namun oleh PN Kabanjahe bersama dengan Kuasa Hukum Pemohon tetap melakukan pengukuran dan eksekusi,” Beber Tobat P.a dengan raut wajah kecewa

Karena tidak puas dengan Keputusan PN Kabanjahe maka Termohon (Tobat) dan Masyarakat Desa Barung Kersap beserta Kuasa hukum A,n Bpk Sempurna Ginting melakukan unjuk rasa ke Kantor BPN untuk meminta kejelasan karena terbitnya Sertifikat Ganda di objek yang sama, hanya ukuran nya saja yang berbeda luasnya.

Pada Pukul 13.15 Wib perwakilan pengunjuk rasa diterima di halaman Kantor BPN kaban jahe. Oleh Pegawai BPN antara lain Pengajaren Ginting, Sucipto, Perwira karo sekali dan Sutrisno Ginting

Dampak dari dieksekusi nya lahan tersebut, warga pun sepakat mendapingi Tobat P.a ke kantor BPN untuk menayakan kejelasan prihal sertifikat yang di urus mereka melalui Prona. Warga penasaran dan takut kalau ada yang bernasib sama terkait kepemilikan sertifikat ganda

“kami ingin kejelasan status sertifikat prona milik kami, jangan jangan nanti ada pihak lain lagi yang mengakui bahwa lahan kami ada pihak-pihak yang mengakui nya lagi dan tiba tiba di eksekusi oleh pihak pengadilan”, Kata Adi Pranata sebayang salah seorang warga desa barung kersap bersama warga lainnya di hadapan kepala seksi di kantor BPN karo

Adapun hasil Rapat di Kantor BPN yang dibacakan Pengajaren Ginting sebagai kepala bagian tata usaha yaitu:

1. Ketentuan hukum menjadi pedoman dalam menyelesaikan masalah

2. Akan diadakan Pertemuan selanjutnya,dengan membawa data data yang akurat/autentik

3. Memang benar bahwasannya ada sebagian tanah milik masyarakat Desa Barung Kersap yang terkena Eksekusi akan tetapi akan ada pertemuan kembali

Mendengar penjelasan tersebut pada Pukul 17:00 Wib Massa pengunjuk rasa ahirnya membubarkan diri dan selama kegiatan unjuk rasa berlangsung, masa dalam keadaan aman dan dalam pengamanan pihak Polres Tanah Karo, Polsek Munthe dan Koramil 06/MT. (Surbakti)

ads

Video

Comment