Wakil Ketua BPK RI Meresmikan Gedung Tempat Penitipan Anak Tunas Bangsa dan Pusat Pelayanan Konsultasi Pegawai BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan

ads

Makassar – Wakil Ketua BPK RI meresmikan Gedung Tempat Penitipan Anak (TPA) Tunas Bangsa dan Pusat Pelayanan Konsultasi Pegawai (PPKP) BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini diawali dengan Laporan Kepala Perwakilan, Wahyu Priyono. Rabu, 11 September 2019

Dalam laporannya dinyatakan bahwa TPA ini akan dikelola oleh Dharma Wanita BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang dibantu oleh 4 tenaga pengasuh yang direkrut melalui seleksi terbuka oleh tim BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dan Dharma Wanita. Untuk PPKP akan ditempati oleh satu orang psikolog yaitu A. Dewi Neswaty Nur Putri., S.Psi., M.Psi. Psikolog. yang dibantu oleh dua orang staf.

Acara dilanjutkan sambutan oleh Wakil Ketua BPK RI, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, M.B.A. Dalam sambutannya dinyatakan bahwa BPK tidak hanya memikirkan bagaimana tugas pokoknya yaitu memeriksa keuangan negara, namun juga memikirkan kebutuhan pegawainya untuk dapat bekerja dengan tenang yaitu dengan dibangunnya gedung TPA dan PPKP ini.

ads

Pendirian TPA ini dapat membantu peran orang tua dalam merawat dan mengasuh anak saat orang tua sedang bekerja, karena keberadaanya yang ada di lingkungan kantor BPK. PPKP ini juga sangat penting untuk membantu para pegawai dalam mengatasi berbagai permasalahannya. Harapannya dapat menjadi tempat tujuan para pegawai untuk meminta bantuan dalam mengatasi permasalahan kerja yang dihadapi, sehingga pegawai dapat bekerja dengan baik, optimal dan memberikan keuntungan bagi BPK. PPKP tidak hanya diperuntukan untuk BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, namun untuk seluruh pegawai BPK di wilayah timur.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Ibu Feriarni Bahrullah Akbar dari IKISTRA (Ikatan Istri Anggota) BPK yang disaksikan oleh Wakil Ketua BPK RI, Sekjen BPK RI beserta ibu, Tortama KN VI beserta ibu, Kepala Biro Umum dan Kepala Biro SDM. Pemotongan pita tersebut menandai diresmikannya TPA dan PPKP.

ads

Video

Comment