Kasus Izin Operasional Instalasi Radilogi RS Umum Kabanjahe Belum Ada Kejelasan

ads

Tajuk Utama, Karo — Penanganan kasus izin pengoperasian instalasi Radiologi di Rumah Sakit umum Kaban jahe, Kabupaten Karo hingga kini belum ada titik terang, tampak pintu ruangan instalasi radiologi di Rumah Sakit umum milik Pemda Karo itu masih tersegel sejak bulan Maret 2019 oleh satuan Dir Krimsus Polda Sumut  berkat laporan Dari pihak Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Provinsi Sumatera Utara ke Poldasu yang belum menerima surat izin pengoperasian instalasi radiologi Rumah Sakit umum milik Pemda Karo.

Lambannya pengananan kasus dan pengurusan izin oprasional instalasi  radiologi di rumah sakit umum Kabanjahe  tersebut disayangkan oleh banyak pihak termasuk pasien yang ingin berobat di rumah sakit umum tersebut. Belum bisa di oprasikannya peralatan radiologi  di rumah sakit itu memaksa pasien yang ingin melakukan tes hasil ronsen terpaksa di rujuk ke Rumah Sakit ke salah satu rumah swasta di Berastagi.

Seperti pengakuan salah satu pasien RSU Kabanjahe yang meminta namanya untuk tidak dituliskan. Kepada wartawan mengatakan, saya kecewa dengan pelayanan rumah sakit umum ini, karena ketika saya ingin memeriksa penyakit paru-paru

ads

Menurut salah seorang tenaga medis  di sini belum bisa dilakukan pemeriksaan atau ronsen ke radiologi karena masih bermasalah dengan  izin operasional untuk alat radiologi.

“Kami akan membuat surat rujukan ke rumah sakit Efarina untuk pemerikasaan,” katanya menirukan penjelasan dari salah satu tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit umum KabanJahe

Diketahui bahwa instalasi radiologi milik RSU Kabanjahe sudah ada sejak tahun 2014, namun hingga kini belum mengantongi izin operasional dari (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) BAPETEN, sehingga status Akreditasi rumah sakit umum milik Pemkab Karo tersebut perlu diragukan.

Ketika hal terkait izin operasional radiologi di konfirmasi oleh wartawan  melalui sosial media watshap kepada Kepala Bagian Tata Usaha RS Umum Agnes br Tarigan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian RSU kaban jahe , dikarenakan Direktur RSU Dr Arjuna Wijaya Bangun dalam keadaan cuti karena  sakit. Terkait beberapa pertanyaan yang dilayangkan , kapan surat Izin Operasional radiologi selesai pengurusan nya.  Hingga berita ini ditayangkan KTU RSU kaban jahe Agnes br tarigan  belum juga memberikan tanggapan apapun.

“Sudah selayaknya Pemkab Karo dalam hal ini Bupati Karo mengambil langkah tegas dan kebijakan terahadap pihak menagemen RS Umum Kabanjahe  atas lambannya pengurusan izin operasional instalasi radiologi yang sudah beberapa tahun belum juga terselesaikan. Dalam hal ini Pemkab Karo sudah lalai dalam pengelolaan RS Umum, kalau izin pengoperasian radiologi ini belum juga tuntas, kami akan mengadukan hal ini ke Kejati Sumut maupun Ke Kapoldasu dan pihak BAPETEN RI untuk segera mengusut permasalahan ini,” Tegas Koordinator Karo corruption watch (KCW) Erwin Sinulingga SE,Ak kepada wartawan saat di temui wartawan di Kaban jahe. (Surbakti)

ads

Video

Comment