LPMP Provinsi Adakan Singkronisasi dengan 6 Cluster di Wajo

ads

LPMP Provinsi Adakan Singkronisasi dengan 6 Cluster di Wajo

Wajo – Singkronisasi kemitraan penjaminan mutu pendidikan oleh Lembaga penjaminan mutu pendidikan Sulawesi Selatan, dilaksanakan di Hotel Sermani Minggu 28 April 2019.

Dalam laporan dari Ketua Panitia pelaksana mengatakan dalam industrialisasi 4.0 diharapkan perlu inovasi dalam aspek pendidikan, salah satu kegiatan untuk mendukung penjaminan mutu pendidikan dan menguatkan sistem pendidikan di Sulawesi Selatan.

ads

Tujuannya adalah peningkatan pemahaman dan kesepahaman pendidikan di Sulawesi Selatan, yang mana dalam kelompok yang dibentuk di Kabupaten Wajo adalah Cluster Wajo yang merupakan cluster 6 yang terdiri dari Kabupaten Wajo, Pinrang, Sinjai, Bone, Enrekang dan Soppeng dan rencananya akan berlangsung tanggal 28 – 30 April 2019. Dengan hasil yang diharapkan adalah kesepakatan dengan seluruh stake holder pendidikan di Sulawesi Selatan.

Sambutan dari Kepala Lembaga Penjaminan mutu Pendidikan Sulawesi Selatan, H. Abdul Halim Muharran, M.Pd. mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rembuk Nasional RI, pendidikan ini adalah tanggung jawab bersama, dengan mengawal pendidikan supaya tidak ada yang terlepas.

Menghubungkan program yang ada di pusat dan di daerah, berbasis pada data kekinian yang ada di sekolah, yang mana data itu sudah kita lakukan selama 3 tahun ini, memotret data yang kita temukan dari sekolah sehingga kita anggap itu valid, karena didampingi oleh operator, kepala sekolah dan dikawal oleh pengawas.

Hasil inilah yang kita analisis, sehingga keluar sebuah rekomendasi dan rekomendasi itu kita coba mendapatkan saran dan masukan pada pengambil kebijakan, sehingga pada pertemuan ini, memaksimalkan unsur terkait supaya kolektifitas pendapat proses pelayanan meningkat, sekaligus menjadi saran dan masukan pada Pemerintah Daerah.

Dan kita hadirkan aparat kepolisian dan kejaksaan tujuannya adalah, karena kita pahami bahwa pendidikan ini berbasis selain dari Pemerintah , partisipasi masyarakat, dari sisi lain ada kesan kalau partisipasi masyarakat selalu ada kekhawatiran dengan format saberpungli itu, atau bentuk pungutan liar, kita hadirkan mereka supaya ada saran atau format bahwa masyarakat dalam berpartisipasi dan melakukan seperti ini, tidak akan berindikasi, sehingga kekhawatiran teman-teman itu terminimalisir dan terhindar dari saberpungli.

Sambutan dari Bupati Wajo yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos.,MM mengatakan, butuh kolaborasi dan kemitraan dari semua stakeholder pendidikan , membangun pendidikan bukan semata tugas dari dinas pendidikan dan kebudayaan, tetapi menjadi tugas bersama oleh karena itu, kami mengapresiasi adanya inisiatif dari LPMP untuk mempasilitasi sebuah forum yang menghadirkan stakeholder pendidikan seperti Anggota DPRD komisi Pendidikan , Kepala BKD, Dinas Pendiddikan, Kordinator pengawas, Ketua PGRI dan Ketua Dewan Pendidikan.

“Fokus dalam pembahasan kita, bagaimana komite sekolah bisa jadi pendanaan sekolah dan perlu dilegalitas dan diperjuangkan ketingkat pusat, sehingga nantinya bisa dipakai untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ketenagaan kita. Itu sepanjang kita mau bersatu, tulus dan ikhlas dalam memperjuangkan kualitas pendidikan kita, dan ini adalah semacam saran dari kami untuk kita diskusikan dalam forum ini.” Ungkap H. Amiruddin A, S.Sos., MM.

Di Kabupaten Wajo diharapkan ada revitalisasi pendidikan, melanjutkan sekolah dan kesehatan gratis, ada rumah pintar di setiap Kecamatan, dengan adanya Rumah pintar ini bisa menjadi etalase di Kecamatan , dan 5.000 beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan kurang mampu .

Tantangan Pendidikan di Kabupaten Wajo adalah sarana dan prasarana yang masih kurang, seperti ruang kelas dan ruang sekolah lainnya masih banyak yang mengalami rusak ringan sampai rusak berat.

Mungkin perlu ada MoU antara Pendidikan, Kejaksaan dan Kepolisian dalam mengawal pendidikan, untuk mensukseskan pendidikan, kalau ada nanti regulasi yang mendukung akan hal tersebut.

Diakhir sambutannya menyampaikan bahwa “Tujuan pendidikan bukan hanya untuk mencerdaskan, tapi ada 3 tujuan utamanya yaitu supaya anak- anak kta memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, cerdas emosional dan spiritual, menjadikan akhlak mereka beraklakul karimah dan terakhir mempunyai kecerdasan untuk memilih,” tutup Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo dalam sambutannya.
( Nursiah A.Tamrin ).

ads

Video

Comment