Kurang lebih 3 Jam Materi dan 4 Jam Praktik, Santriwati Hj Haniah Langsung Bisa Membuat Cerpen dan Berita

ads

MAROS, Tajukutama  – Kegiatan Training Kepenulisan Cerpen dan Novel serta Kepenulisan Jurnalistik di kelas XI A Hj Haniah, Simbang, Maros pada tanggal 08 November sampai 09 November 2018 sampai pukul 17.15 WITA.

Ustaz H Idris Abdul Rahman Lc sebagai penyelenggara kegiatan training kepenulisan.

“Itu penyair dia tidak bisa jadi penyair sebelum dia masuk ke dunia rasa sesuatu yang ingin dia ungkapkan. Contohnya ketika menceritakan tetang orang miskin kamu tidak perlu jadi orang miskin, tapi rasamu kau hidup dirasanya orang itu (hidup di dunianya orang miskin). Orang Mesir bilang di situ Sihir dalam kata-kata. Sihir itu daya pikat yang membuat orang majnun (gila) dengan kata-kata. Ditemukan Ketika kita mampu menyelami dunia rasanya orang,” jelas Kepala MA Ponpes Hj Haniah,  ustaz Idris Abdulrahman Lc.

ads

Pemateri Training Kepenulisan Cerpen dan Novel yaitu Nur Rahmah S Si dengan nama pena Aurora Rahmah merupakan Pimpinan Redaksi Penerbit MIB Indonesia sekaligus editor di MIB Indonesia.

Suci Muslimah S Si  adalah pemateri Training Kepenulisan Citizen Jurnalis. Suci mempunyai nama pena Azimah Nahl yang sekarang berkecimpung sebagai Sekrestaris Redaksi Penerbit MIB Indonesia.

Kedua pemateri merupakan salah satu anggota Komunitas Pecandu Aksara.

Peserta training kepenulisan berjumlah 22 orang dan guru yang mendampingi adalah ustazah Nur Hidayah SS dan M Pd  (guru Bahasa Arab).

Nur Rahmah S Si dalam paparannya menyatakan bahwa ada 14 kerangka cerpen yaitu; ide, tema, jenis cerpen dan targetnya, garis besar, alur, tokoh, sudut pandang, latar cerita, memilih diksi yang sesuai kerangan, unsur instrinsik dan ekstrinsik, membuat judul yang sesuai dan paragraf penutup.

“Semoga bisa mendapat pelajaran dan bisa menjadi  Cerpenis, Novelis terkenal dan menjadi wartawan yang jujur,” harap  santriwati Hj Haniah, Aliza Jefri.

Sekadar diketahui kegiatan training kepenulisan mempunyai beberapa manfaat. Bisa lebih mengetahui unsur-unsur dari kepenulisan dan cara menulis dengan baik dan masih banyak manfaat dapat diambil dari training kepenulisan.

Ada pun Azima Nahl mengungkapkan, “Jadilah penulis berita yang berimbang, jangan berpihak.”

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dengan pemateri dan peserta training kepenulisan.

Citizen Jusnalis/penulis: Lutfiah Aisya Said (Santriwati Ponpes Hj Haniah)

ads

Video

Comment