Yayasan Al-Furqan Gelar Kegiatan Workshop Hypnoteaching dan hypnoparenting

ads

Gowa, Tajukutama.com — Yayasan Al-Furqan Kementrian Agama Kabupaten Gowa, menggelar Workshop Hypnoteaching dan hypnoparenting untuk guru, Orangtua, dan Mahasiswa. Sabtu (03/11/2018).

Kegiatan yang bertemakan “Menjadi Guru dan Orangtua Hebat di Era milenial dengan Memaksimalkan pikiran bawah sadar” yang diikuti dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda.

Riqqo tulqulub selaku panitia pelaksana menyampaikan, “bahwa kegiatan workshop tersebut diadakan mengingat kebutuhan, metode dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan. Mengingat pendidikan karakter semakin digalakkan oleh pemerintah maka guru maupun orangtua membutuhkan ilmu baru” Tegasnya.

ads

“Hypnoterapi adalah ilmu dengan memaksimalkan pikiran bawah sadar yang harus di manfaatkan dan dikuasai oleh pendidik maupun orangtua. Guru dan orang tua adalah farner yang tak bisa dipisahkan dalam mendidik dan membina, mendidik, dan melatih anak baik di sekolah maupun di rumah, ini adalah salah satu alasan workshop di laksanakan” Lanjut riqqo yang juga merupakan guru PAUD.

Sementara itu, Drs. Dirham selaku ketua Yayasan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang sudah ahli di bidangnya. Bapak Hadi Kasmaja Adalah Narasumber yang kami undang karena sepak terjangnya tak diragukan lagi. Harapan kami, semoga ilmu yang dibagikan oleh beliau dapat kita simak baik-baik dan tentunya bisa diaplikasikan dalam dunia pendidikan maupun dalam keluarga.

Tampil sebagai pemateri, pemerhati pendidikan sekaligus akademisi, juga dikenal sebagai motivator yang menggeluti bidang Hypnoteaching, Hadi Kasmaja mengatakan, kegitan tersebut untuk memperkenalkan metode pembelajaran hypnoteching kepada guru-guru di sekolah.

“Metode ini terbilang baru di dunia pendidikan, belum masuk di kurikulum. Hypnoteaching sendiri adalah konsep pembelajaran dengan menggunakan hypnoterapi yang bertujuan agar siswa dan anak fokus, rileks dan nyaman pada saat proses pembelajaran berlangsung  dan mendengarkan nasehat orangtua” ujar Hadi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa metode itu sangat penting dipelajari pendidik dan orangtua karena berhubungan dengan psikologi anak.

“Aspek psikologi sangat menentukan diterima tidaknya materi atau nasehat yang diberikan. Sehingga metode ini menjadi urgen untuk dipelajari oleh guru maupun orang tua yang setiap hari berinteraksi dengan siswa/anak di rumah maupun di sekolah,” tambah akademisi lulusan magister tersebut.

Dihadapan peserta, Hadi menunjukkan beberapa metode untuk mensugesti diri sendiri  juga mensugesti orang lain sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan lebih rileks menerima informasi.

Dalam paparannya narasumber menyampaikan tentang Hypnoteaching yang merupakan salah satu pendekatan ‘baru’ dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar. Hypno berasal dari kata hypnosis yang berarti keadaan dimana seseorang berada dalam kondisi trans, atau mudah menerima sugesti. Teaching merupakan kata dari bahasa inggris, yaitu  teach yang berarti mengajar. Dengan demikian, Hypnoteaching merupakan cara pembelajaran atau cara mengajar dengan menggunakan unsur hypnosis, yaitu saat seseorang bisa menerima sugesti dengan mudah.

ads

Video

Comment