Dandim 0721/Blora Hadiri Silaturahmi Ormas Islam Kabupaten Blora

ads

Blors, Tajukutama.com — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora Jawa tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan segenap organisasi masyarakat Lintas Agama, jumat (02/11/2018) menggelar silaturahmi pertemuan guna menyikapi permasalahan nasional, terkait isu provokasi, berita Hoax, SARA menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

Agenda yang dilaksanakan di pendopo rumah Dinas Bupati Blora dengan dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos yang diwakili Kasdim 0721 Mayor Kav. Hiyasintus Waleng P, ST, Kapolres AKBP Saptono S.I.K M.H, Wakil Bupati Arif Rohman, Ketua Pengadilan, Kajari Blora, Banser, Kokam serta Furkopimcam Se- Kabupaten Blora Jawa tengah.

Bupati Blora H. Djoko Nugroho mengatakan, pertemuan diselenggarakan untuk menyamakan persepsi tentang isu nasional yang terjadi sekarang ini. Sebagai upaya menangka berbagai informasi berita Hoax, provokasi dan Isu Sara yang ramai di berbagai media sosial yang sangat meresahkan masyarakat.

ads

“Kita patut bersyukur, karena pada kesempatan ini, kita bisa berkumpul duduk bersama dari berbagai elemen bangsa dalam perasaan aman dan tentram. Seperti tema pada kesempatan kali ini “Ormas Islam Bersatu, Indonesia Maju” itulah tujuannya,” ujar Bupati.

Dari hasil rapat koordinasi yang digelar di kantor Kemenag Kabupaten  Blora beberapa hari yang lalu. Kata Bupati, telah disepakati bersama untuk menjaga kondusifitas agar Kabupaten Blora tetap guyub dan rukun. Kalaupun ada isu nasional kita serahkan kepada aparat penagak hukum.

“Saya menghimbau kepada FKUB, NU, Muhammadiyah, LDII, Banser, Kokam dan ormas lainnya untuk tidak terprovokasi berita negatif dan tetap menjaga kondusifitas serta menahan diri,” seru Djoko Nugroho.

Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoax melalui media sosial, yang dapat memicu permasalahan dan kegaduhan serta keresahan masyarakat.

“Saya harap masyarakat bisa menahan diri dalam menggunaan media sosial dengan bijak. Jangan sebarkan informasi yang dapat menimbulkan hal – hal yang tidak di inginkan,” pinta Bupati.

Sementara itu, Kasdim 0721/Blora Mayor Kav Hyasintus Waleng P, ST menambahkan, masyarakat Blora yang sudah guyup rukun jangan sampai terpancing dan terpengaruh dengan isu yang terjadi di Kabupaten Garut, Jabar.

“Kondisi keamanan di Blora sudah kondusif. Masyarakat tidak terlalu terpengaruh dengan peristiwa di Garut. Mudah-mudahan jangan sampai ada aksi mobilisasi masa. Situasi yang sudah adem ayem di Blora ini mari kita jaga dan hormati bersama,” tandas Kasdim.

Di kesempatan itu juga kapolres Blora AKBP Saptono mengajak, semua lintas ormas dan tokoh agama siap membantu TNI, Polri untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tokoh agama dan ormas sepakat telah sepakat untuk menyampaikan statment yang menenangkan dan menyejukkan. Tetap menjunjung Pancasila, UUD 1945 sebagai dasar negara, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harga mati” pungkas AKBP Saptono.

#Pendim 0721/Blora/

ads

Video

Comment