Penggerebekan Judi Sabung Ayam, 3 Warga Tewas Tenggelam saat Mencoba Kabur

ads

Jawabarat, Tajukutama.com — Tiga orang tewas dan dua orang lainnya belum ditemukan setelah melarikan diri ke Sungai Cimanuk, di  Blok Sawah Tanah Porang, Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Mereka kabur Sabtu (20/10/2018), saat melarikan diri ketakutan dari kejaran polisi yang menggerebek judi sabung ayam.

Ketiga warga tewas ditemukan pada Minggu (21/10/2018) pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Sungai Cimanuk setelah dilakukan pencarian sejak Sabtu sore.

Ketiga korban yang tewas tersebut adalah Agus Sofyan alias Galing (41) warga Blok Senen RT 02/09, Desa Genteng, Kecamatan Dawuan. Juga Dede Suparta alias Otek (55) warga  Blok Teluk Jambe, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten. Kemudian Agus Supandi alias Biho (30)  Blok Jumat, RT 04/02 Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh.

ads

Sedangkan korban yang masih hilang adalah Ato alias Bagol (35) warga Kasokandel serta Lili warga Desa Jatitujuh.

Menurut keterangan sejumlah warga di Desa Genteng, puluhan penonton panik saat sekitar pukul 15.30 WIB tiba-tiba ada pasukan Dalmas menggerebek. Tembakan terlepas ke udara. Akibatnya warga berlarian dan beberapa di antaranya nekat terjun ke Sungai Cimanuk yang tak jauh dari lokasi sabung ayam.

Uud salah seorang warga yang juga terjun ke Sungai Cimanuk, mengatakan, sesaat setelah ada suara tembakan, terdapat belasan orang yang juga terjun ke sungai.

Panik lalu terjun ke Sungai Cimanuk “Sekitar 15 orang termasuk saya lari ke Sungai karena takut mendengar suara tembakan yang terus-menerus. Saya juga beberapa kali tenggelam dan muncul. Namun kemudian ditarik teman hingga akhirnya selamat bisa mendarat. Teman-teman yang lain tenggelam, sulit bangkit karena di dasar sungai, tinggi lumpur lebih dari selutut. Yang lain kemungkinan tewas kecapekan akibat timbbul tenggelam, kaki sulit diangkat,” ucap Uud.

Hal yang sama disampaikan Engkus warga lainnya yang saat itu tengah menonton sambung ayam setelah sekitar 10 bulan terhenti.

“Saya takut, tapi kan saya hanya penonton jadi diam,” katanya.

Sebelumnya para kerabat kesulitan menemukan korban di sepanjang Sungai Cimanuk yang disebut mereka Bangawan. Namun di dasar sungai yang kedalamannya sekitar 5 meteran tersebut tidak ditemukan demikian juga di dekat Bendung Rentang.

Ketiga jenazah baru ditemukan pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB oleh buruh perkebunan bawang. “Tiga mayat sekaligus ditemukan dilokasi yang berdekatan, dua di bagian tengah dan Agus Sofyan di seberang sungai,” kata Yaya, kakak Agus.

Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Noviana Tursanurohmad disertai Kasubag Humas Riyana membenarkan adanya tiga orang korban tewas tenggelam di Sungai Cimanuk. Dari lokasi sabung ayam pun telah disita berbagai barang bukti seperti jam dinding, belasan ekor ayam, dan tas pinggang.*

#Asep Hidayat/Andries/

ads

Video

Comment